Breaking News:

LINGGA TERKINI

Mantan Kades Jadi Mafia Tanah Kena Ringkus Polisi, Terancam 6 Tahun Penjara

Polisi mengungkap aksi mantan kades yang menjual tanah negara hingga ratusan Hektare. Bagaimana kronologinya?

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Mantan Kades Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Lingga atas kasus penjualan tanah. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Mantan kepala desa (kades) Marok Tua berinisial S berurusan dengan anggota Polres Lingga.

Saat masih menjabat sebagai kepala desa di Kecamatan Singkep Barat, ia terbukti menerbitkan surat pernyataan fisik bidang tanah (sporadik) hingga ratusan hektare untuk selanjutnya dijual.

Padahal, lahan tersebut berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

Kasus ini terungkap setelah seorang masyarakat curiga dengan surat yang diterbitkan oleh tersangka S yang tidak mempunyai dasar serta merugikan masyarakat.

"Penetapan tersangka diperkuat dengan sejumlah alat bukti termasuk keterangan ahli," ungkap Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Adi Kuasa Tarigan melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres Lingga Ipda Reynal Dimas, Sabtu (6/11).

Baca juga: Oknum Kades di Bintan Terjerat Kasus Mafia Tanah, Dapat Imbalan Rp 18 Juta, Ini Perannya

Baca juga: Aksi Mafia Tanah di Bintan, Kades Bintan Buyu Ngaku Dapat Komisi Rp 18 Juta

Reynal menambahkan, tersangka akhirnya mengakui perbuatan dengan membuat surat sporadik di atas HPT tanpa mengacu pada aturan.

Sehingga, masyarakat merasa dirugikan akibat ulah mantan kepala desa, yang menerbitkan surat sporadik seluas ratusan hektare kini lahan telah dikuasai oleh perorangan.

“Tersangka mengetahui bahwa lahan tersebut adalah termasuk dalam kawasan HPT terhadap seluruh lahan yang telah diterbitkan Surat Pernyataan Fisik Bidang Tanah (Sporadik) telah berpindah tangan melalui proses jual beli. Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pengembangan,” tambahnya

Tersangka disangkakan Pasal 263 dan atau 266 dan atau 274 KUHPidana dengan ancaman pidana paling lama 6 tahun penjara.

SIKAT MAFIA Tanah di Kepri

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved