Breaking News:

Wakil Menteri BUMN: Garuda Indonesia Secara Teknis Bangkrut, Legal yang Belum

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengungkap kondisi Garuda Indonesia, maskapai pelat merah Indonesia saat ini.

TribunBatam.id/Istimewa
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mengungkap nasib maskapai Garuda Indonesia saat ini. 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo buka suara terkait nasib maskapai Garuda Indonesia.

Ia mengungkapkan jika secara teknis PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sudah dalam kondisi bangkrut.

Hanya saja belum secara legal.

Pemerintah menurutnya sedang mencari jalan keluar agar keuangan maskapai pelat merah tersebut bisa sehat kembali.

Pria yang akrab disapa Tiko itu menjelaskan, kondisi keuangan Garuda Indonesia saat ini memiliki ekuitas negatif sebesar 2,8 milliar dollar AS atau sekitar Rp 40 triliun per September 2021.

Ini artinya perusahaan memiliki utang yang lebih besar ketimbang asetnya.

Saat ini liabilitas atau kewajiban Garuda Indonesia mencapai 9,8 miliar dollar AS, sedangkan asetnya hanya sebesar 6,9 miliar dollar AS.

Baca juga: Presiden Jokowi Pilih Carter Garuda Indonesia Kunjungi 3 Negara, KSP: Lebih Hemat

Baca juga: Garuda Indonesia Terancam Pailit Hingga Tudingan Dirut Plesiran Bawa Keluarga

Neraca Garuda sekarang mengalami negatif ekuitas 2,8 milliar dollar AS, ini rekor.

Dulu rekornya dipegang Jiwasraya, sekarang sudah disalip Garuda.

Ia menjelaskan, liabilitas Garuda Indonesia mayoritas berasal dari utang kepada lessor yang nilainya mencapai 6,35 miliar dollar AS.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved