Breaking News:

Kabur ke Batam, Kakek 60 Tahun yang Nodai Remaja Putri di Bintan Ditangkap Polisi

AD, kakek 60 tahun ditangkap polisi di Batam gegara kasus tindak asusila di Bintan. Belakangan diketahui AD residivis kasus yang sama

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/istimewa
Unitreskrim Polsek Bintan Utara menangkap AD (60) di Batam. Lansia itu dilaporkan ke polisi atas tindak asusila terhadap anak di bawah umur 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Pelarian AD, kakek 60 tahun yang menodai anak di bawah umur di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan berakhir.

AD sempat berusaha kabur ke Batam setelah ia dilaporkan orang tua korban. Namun polisi bergerak cepat mencari keberadaan pelaku hingga akhirnya ditangkap di Batam.

"Tersangka berhasil diamankan saat berada di Pelabuhan Telaga Punggur Batam dan langsung dibawa ke Tanjunguban untuk dilakukan pemeriksaan," kata Kapolsek Bintan Utara, Kompol Suharjono, Rabu (10/11/2021).

Dari informasi yang didapatkan Tribunbatam.id, lansia ini melakukan perbuatan asusila terhadap anak berusia 13 tahun di seputaran area salah satu masjid yang berada di Tanjunguban.

Perbuatan tidak terpuji itupun diketahui oleh orangtua korban, dan dilaporkan ke pihak kepolisian, Jumat (5/11/2021) lalu.

Kapolsek Bintan Utara itu menuturkan, setelah pihak kepolisian menerima laporan, pihaknya langsung mencari keberadaan pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, didapati bahwa pelaku juga merupakan residivis perkara yang sama.

Baca juga: SEORANG Siswi SMP di Batam Dinodai 2 Pria, Baru 3 Minggu Pacaran

Baca juga: Bocah 10 Tahun di Natuna Dinodai Ayah Sendiri Sejak Masih TK

"Dari pengakuannya perbuatan pencabulan sudah dilakukan tersangka sebanyak 5 kali sejak awal Januari 2021 hingga saat ini," ungkapnya.

Suharjono menambahkan, atas perbuatannya AD dijerat pasal 82 Ayat (1) Junto Pasal 76E Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 K.U.H.Pidana, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Bintan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved