Breaking News:

PDIP Minta Menteri yang Fokus Capres 2024 Mundur Dari Kabinet

PDIP mulai melontarkan sindiran pedas terhadap para menteri di jajaran Kabinet Indonesia Maju yang mulai fokus untuk menjadi capres di Pilpres 2024 me

Editor: Eko Setiawan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla berfoto bersama sejumlah menteri sebelum acara silaturahmi kabinet kerja di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (18/10/19) 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA -Sejumlah Menteri yang berniat mencalonkan diri di Pilpres 2024 mendatang diminta untuk mundur.

Hal tersebut diminta oleh PDI Perjuangan

PDIP mulai melontarkan sindiran pedas terhadap para menteri di jajaran Kabinet Indonesia Maju yang mulai fokus untuk menjadi capres di Pilpres 2024 mendatang.

Tak tanggung-tanggung mereka pun diminta segera mengundurkan diri sebagai pembantu Presiden Jokowi (Jokowi). 

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik Adi Prayitno menilai, aksi saling menyerang di dalam jajaran partai koalisi pemerintah jelang akhir periode masa kepemimpinan presiden adalah sebuah kutukan yang tak bisa dihindari. 

Salah satu penyebabnya ialah para jagoan di dalam partai koalisi sudah mulai memasang kuda-kuda demi menaikkan elektabilitasnya jelang pesta demokrasi tersebut. 

"Ini merupakan sebuah kutukan yang memang sering datang jelang akhir periode kedua seorang presiden. Biasanya mulai terjadi perpecahan di dalam jajaran partai koalisi," kata Adi kepada Kompas TV, Kamis (11/11/2021). 

Menurut dia, ini merupakan sebuah peristiwa yang lumrah, karena di dalam dunia politik itu sifat dasarnya adalah ingin berlomba-lomba mencari kekuasaan tertinggi. 

"Ini lumrah terjadi, karena kan tujuan berpolitik itu dasarnya ingin mencapai kekuasaan tertinggi," ujarnya. 

Ia mengimbau agar kepada jajaran elite PDIP untuk segera memberikan rekomendasi kepada Kepala Negara agar segera melakukan reshuffle kabinet karena sejumlah jajaran pembantunya sudah tak fokus lagi bekerja mewujudkan visi dan misi Presiden Jokowi.

"Lebih baik Pak Said atau elite PDIP yang lainnya untuk segera memberi imbauan kepada Pak Presiden agar mengganti para menteri yang sudah fokus ingin menjadi capres," kata dia. 

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan, apabila menteri yang sudah fokus dalam persiapan pesta demokrasi lima tahunan nanti, maka kinerjanya sudah hampir dipastikan akan menurun. 

Said menyebut, dirinya menemukan menteri di Kabinet Indonesia Maju yang sudah mulai fokus untuk persiapan menyongsong agenda Pilpres 2024 mendatang.

Salah satu contohnya ialah muncul muka seorang pembantu presiden di seluruh ATM Bank Himbara. Namun, ia tak ingin menjelaskan secara detail ihwal siapa sosok menteri tersebut. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved