Breaking News:

HUMAN INTEREST

KISAH Parlindungan Yudha Marbun, Menyandang Disabilitas Bukan Berarti Tanpa Kreatifitas

Menyandang disabilitas tak membuat Parlindungan Yudha Marbun rendah diri dan tak melakukan apapun. Meski tuna rungu tapi dia cukup lihai melukis.

TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng
Parlindungan Yudha Marbun saat menunjukkan beberapa hasil lukisannya di perumahan Tiban Mas, Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Memiliki keahlian khusus tidak harus mereka yang berpendidikan tinggi atau sebagai manusia normal.

Hal itu dibuktikan oleh seorang penyandang disabilitas Tuna Rungu yang berhasil menunjukkan keahliannya lewat berbagai hasil lukisan yang indah.

Ya, dia adalah Parlindungan Yudha Marbun.

Melukis menjadi cara Yudha mengekspresikan imajinasi dan perasaannya yang mungkin susah ia ungkapkan lewat komunikasi verbal biasa.

Parlindungan Yudha adalah seorang pria berkebutuhan khusus, Tuna Rungu yang jika ingin berkomunikasi dengannya harus menggunakan tulisan atau isyarat.

Kendati demikian ia mempunyai keahlian yang tidak perlu diragukan lagi.

Berbagai lukisan sudah ia lakoni sejak berumur 7 tahun hingga sekarang.

Yudha pernah merai juara 1 pada lomba lukis Internasional Umum, di Jakarta Pusat pada tahun 1991 lalu.

Baca juga: PASIEN Positif Covid-19 di Tanjungpinang Tersisa Satu Orang, Kini Nol Kasus Baru

Baca juga: DIDUGA Akibat Cut and Fill, Tim Kecamatan Seibeduk Tinjau Lokasi Banjir di Mangsang

Awal pertama melukis Parlindungan atau sering di sapa Yudha mengaku belajar menggunakan alat seadanya, seperti pensil hingga melukis di tanah kosong.

Karena hobi dan memiliki bakat melukis membuat  ia tetap semangat dan belajar hingga menjadi pelukis handal seperti saat ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved