Breaking News:

Tribun Batam Podcast: Problematika Pendidikan di Kepri

Tribun Batam Podcast edisi Kamis, 11 November 2021 hadir dengan tema "Problematika Pendidikan di Kepri"

tribunbatam.id/istimewa
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Hanafi Ekra. 

Dan selanjutnya kita berharap pemerintah provinsi berupaya dan bekerja keras bagaimana bisa mendapatkan PAD yang cukup besar mudah-mudahan ke depan PAD kita bisa mencapai 8 atau 10 T.

TB : Bang tentu kita juga mengenal akan sekolah swasta ini juga menarik.Belakangan, masyarakat kita hampir tidak tertarik untuk menyekolahkan anaknya di sekolah swasta. Apakah karena dasar biaya sekolah yang mahal ataupun kualitasnya.

Karena itu apakah pemerintah provinsi tidak lebih baik juga membantu pihak swasta dalam hal itu?

HE : Tentu kita harus menemukan terobosan baru untuk meningkatkan kualitas sekolah swasta juga agar bisa menjadi tujuan dari masyarakat menyekolahkan anaknya.

Namun urgensinya ini juga harus dibarengi ketersediaan pendanaan juga. Membantu sekadarnya saja juga tidak membantu kualitas, karena merubah sesuatu hal menjadi ideal tentu banyak sisi yang harus diperbaiki.

TB : Kalau menurut abang lagi, persoalan utama dari guru kita di Kepri saat ini apa ?

HE : Kalau saya sebut ini seperti buah simalakama. Guru itukan lahir dari kualitas pendidikannya juga. Nah, ini yang juga masih menjadi persoalan, meski begitu pemerintah juga masih terus melakukan pelatihan para guru untuk meningkatkan kompetensi.

Guru memang di masa kini dituntut kerja keras dan berkualitas jadi memang harus banyak ilmu yang dimiliki para guru karena yang diajarkan ini adalah manusia bukan benda mati. Jadi gak sembarang jadi guru itu.

TB : Nah kalau soal penempatan atau pemerataan guru gimana tanggapan abang, soalnya kan masih banyak kita temukan guru inginnya mengajar di kota dibanding di pulau-pulau ?

HE : Nah itu memang udah menjadi kebiasaan manusia saat ini sukanya di tempat yang ramai. Harusnya pemerintah tegas jangan sampai guru-guru itu menumpuk hanya di kota saja. Dinas kan punya data dapodik jadi itu bisa jadi acuan guna pemerataan para guru

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved