INDONESIA MASTERS
Jadwal Indonesia Masters 2021, Praveen/Melati vs Kapila/Sikki, Greysia/Apriyani Menang Bye
Jadwal Indonesia Masters 2021 yang akan berlangsung mulai Selasa (16/11/2021), Praveen Jordan/Melati vs Kapila/Sikki, Greysia/Apriyani menang Bye
BALI, TRIBUNBATAM.id - Turnamen Indonesia Masters 2021 akan berlangsung di Bali, Selasa (16/11/2021).
Para pemain yang akan tampil di turnamen ini sudah berada di Pulau Dewata, Bali.
Para pebulutangkis Dunia sudah hadir di Bali untuk menghadapi turnamen pertama Indonesia Masters dari tiga turnamen bertajuk Festival Badminton 2021 yang berlangsung di Bali.
Indonesia Masters 2021 dijadwalkan berlangsung di Bali International Convention Centre pada 16-21 November 2021.
Para pebulutangkis Indonesia sudah mengetahui lawan yang akan dihadapi pada ajang Indonesia Masters 2021 ini.
Ajang Indonesia Masters 2021 dijadwalkan akan berlangsung di Bali International Convention Centre.
Ada 28 wakil Indonesia akan berpartisipasi pada ajang yang kini berlevel Super 750 tersebut.
Dari 28 wakil Merah Putih itu, delapan wakil masuk dalam daftar unggulan dari 40 slot unggulan yang tersedia.
Selain sektor putra (tunggal dan ganda), pebulutangkis Indonesia juga masuk dalam unggulan pada sektor ganda putri dan ganda campuran.
Hal ini pun tidak lepas dari faktor absennya para pemain China pada Indonesia Masters 2021.
Usai turun pada Denmark Open 2021 di Odense, 19-24 Oktober lalu, tim tepok bulu Negeri Tirai Bambu sudah kembali ke negara mereka.
Tanpa kehadiran China, kans Indonesia untuk meraih gelar juara pada Indonesia Masters 2021 kian besar.
Tahun lalu, Indonesia sukses menjadi juara umum setelah menyabet tiga titel kampiun melalui Anthony Sinisuka Ginting, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
Hasil undian Indonesia Masters 2021 menyajikan partai berat untuk tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto.
Pada babak 32 besar, Tommy Sugiarto akan melawan tunggal putra nomor 1 dunia, Kento Momota (Jepang).
Sebelumnya, duel Tommy Sugiarto Vs Kento Momota tersaji di Denmark Open 2021 pada Oktober lalu.
Saat itu, Tommy Sugiarto harus mengakui keunggulan Kento Momota setelah kalah dua gim 9-21 dan 12-21.
Ini adalah kemenangan kedelapan Kento Momota atas Tommy Sugiarto dari total 11 pertemuan.
Babak 32 besar Indonesia Masters 2021 juga langsung menyajikan duel Merah Putih di sektor ganda putra.
Pasangan Indonesia yang akan saling berduel adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana.
Duel Merah Putih juga langsung terjadi di nomor ganda putri, yakni Fitriani/Yulia Yosephine Susanto vs Feby Valencia Dwijayanti Gani/Jesita Putri Miantoro.
Sementara itu, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang merupakan unggulan kedua mendapatkan bye sehingga otomatis lolos ke babak 16 besar.
Pada tahun 2021, Indonesia Masters naik level dari Super 500 ke Super 750 dan berhadiah total Rp 8,5 miliar.
Kekuatan Tungga Putra Merata
Pebulu tangkis asal Jepang, Kento Momota, berbicara soal persaingan tunggal putra dunia menjelang Indonesia Masters 2021.
Pernyataan itu disampaikan Momota usai latihan menjelang Indonesia Masters 2021 yang akan berlangsung di Bali International Convention Centre, 16-21 November 2021.
Kento Momota saat ini masih menjadi tunggal putra nomor satu dunia.
BWF mencatat Momota telah berada di peringkat pertama selama 119 pekan secara beruntun.
Sebagai pebulu tangkis elite, Kento Momota pun sudah sering melawan pemain-pemain kelas dunia lainnya.
Salah satunya adalah pesaing terdekatnya di peringkat dunia BWF, Viktor Axelsen.
Keduanya saat ini hanya terpisah 631 poin di daftar ranking.
Momota ada di peringkat pertama dengan 110.410 poin, sedangkan Axelsen menyusul di urutan kedua dengan 109.779 poin.
Momota dan Axelsen tercatat sudah bertemu 16 kali sejak Januari 2014. Dari 16 pertemuan tersebut, Momota meraih 14 kemenangan.
Sebanyak dua event lainnya menjadi milik Viktor Axelsen.
Menariknya, kemenangan kedua baru diraih Axelsen saat bersua Momota di final Denmark Open 2021.
Pada pertandingan yang berlangsung di Odense Sports pertengahan Oktober lalu, Axelsen menang usai melewati pertandingan tiga gim dengan skor 20-11, 21-18, dan 21-12.
Selain Axelsen, tahun ini Momota juga mengalami kekalahan dari Lee Zii Jia (Malaysia), Heo Kwang-hee (Korea Selatan), hingga Shi Yuqi (China).
Kento Momota juga belum meraih gelar juara pada 2021.
Situasi tersebut berbeda jauh dengan yang dialami Momota pada 2018-2019.
Pada periode tersebut, Momota meraih total 18 gelar juara.
Kekuatan tunggal putra yang kian merata bisa jadi merupakan salah satu faktor Kento Momota kesulitan membidik titel pada tahun ini.
Momota sendiri pun mengakui hal tersebut.
Lebih lanjut, Momota tak mau ambil pusing soal itu.
Dia hanya ingin tampil semaksimal mungkin di setiap pertandingan untuk melawan rival-rivalnya.
"Semuanya di tunggal putra kuat. Tidak ada yang performance-nya paling kuat sendiri," kata Kento Momota setelah latihan di Westin Resort, Sabtu (13/11/2021).
"Akan tetapi, saya bakal berusaha yang terbaik buat diri sendiri."
"Saya tidak ingin memikirkan siapa yang performanya paling kuat," tutur Momota.
Siaran Langsung
Indonesia Masters dan Indonesia Open yang merupakan turnamen BWF World Tour Super, bisa memengaruhi persaingan menuju BWF World Tour Finals.
Terkait pergelaran Indonesia Masters dan Indonesia Open 2021, MNC Group mengambil peran sebagai official broadcasters atau pemegang hak siar.
Dengan demikian, para pencinta bulu tangkis di Tanah Air bisa menikmati seluruh pertandingan Indonesia Masters dan Indonesia Open lewat siaran langsung di MNCTV, iNews TV, MNC Vision, K-Vision, MNC Play, Play Box, Vision+, dan RCTI+.
Berikut hasil undian wakil Indonesia di 32 besar Indonesia Masters 2021 mulai Selasa,16 November 2021:
Tunggal Putra
Tommy Sugiarto (Indonesia) vs Kento Momota (Jepang)
Shesar Hiren Rhustavito (Indonesia) vs Sai Praneeth (India)
Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia) vs Kunlavut Vitidsarn (Thailand)
Jonatan Christie (Indonesia) vs Sitthikom Thammasin (Thailand)
Tunggal Putri
Ruselli Hartawan (Indonesia) vs Akane Yamaguchi (Jepang)
Fitriani (Indonesia) vs Clara Azurmendi (Spanyol)
Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia) vs Sayaka Takahashi (Jepang)
Ganda Putra
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia) vs Choi Seol-gyu/Kim Won-ho (Korea Selatan)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Indonesia) vs Junior Toma Popov/Christo Popov (Perancis)
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Indonesia) vs Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana (Indonesia)
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Indonesia) vs Lu Ching Yao /Yang Po Han (Taiwan)
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (Indonesia) vs Vladmir Ivanov/ Ivan Sozonov (Rusia)
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Ishfahani (Indonesia) vs Tan Wee Kiong/Tan Kian Meng (Malaysia)
Galuh Dwi Putra/Gabriel C. Wintan Wijaya (Indonesia) vs Kim Jae-hwan/Na Sung-seung (Korea Selatan)
Ganda Putri
Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia) : bye, langsung lolos ke babak 16 besar
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto (Indonesia) vs Putitta Supajirakul/Sapsiree Taerathanachai (Thailand)
Nita Violina Marwah/Putri Syaikah (Indonesia) vs Mayu Matsumoto/Ayako Sakuramoto (Jepang)
Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi (Indonesia) vs Baek Ha-na/Lee Yu-rim (Korea Selatan)
Melani Mamahit/Triyola Nadia (Indonesia) vs Gabriella Stoeva/Stefani Stoeva (Bulgaria)
Fitriani/Yulia Yosephine Susanto (Indonesia) vs Feby Valencia Dwijayanti Gani/Jesita Putri Miantoro (Indonesia)
Ganda Campuran
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Indonesia) vs Dhruv Kapila/Reddy N. Sikki (India)
Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) vs Reddy B Sumeeth/Ashwinni Ponappa (India)
Rinov Rivaldy/Pitha H Mentari (Indonesia) vs Tang Chun Man/Tie Ying Suet (Hong Kong)
Adnan Maulana/Mychelle C Bandaso (Indonesia) vs Kyohei Yamashita/Naru Shinoya (Jepang)
Zachariah Josiahno/Hediana (Indonesia) vs Oliver Leydon-Davis/Anona PakJulimarbela (Selandia Baru)
Rehan Naufal/Lisa Ayu (Indonesia) vs Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran (Thailand)
.
.
.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/praveen-jordan-melati-daeva-oktavianti-juara-french-open-2019.jpg)