Breaking News:

BPJS Kesehatan Himbau FKTP Segera Implementasikan Antrean Online

BPJS Kesehatan mengembangkan sistem antrean online yang terkoneksi dengan Mobile JKN.

BPJS Kesehatan Himbau FKTP Segera Implementasikan Antrean Online
Ist
BPJS Kesehatan mengembangkan sistem antrean online yang terkoneksi dengan Mobile JKN.

TRIBUNBATAM.id - Sebagai bentuk digitalisasi pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan mengembangkan sistem antrean online yang terkoneksi dengan Mobile JKN. Implementasi sistem antrean online di fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kepastian layanan kepada peserta.

Dalam rangka monitoring Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terkait pemanfaatan antrean online tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Batam mengundang beberapa FKTP pada Jumát (12/11) di Batam Centre.

“Kami mengundang beberapa FKTP untuk membahas pemanfaatan antrean online. Seperti yang diketahui, peningkatan mutu layanan bagi peserta merupakan salah satu fokus utama kami. Selain itu, mengingat manfat dari antrean online ini, kami harap seluruh FKTP dapat mengimplementasikannya,” kata Iwan Adriady selaku Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam.

Iwan mengatakan, sistem antrean online yang memungkinkan peserta melakukan pendaftaran pelayanan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan akan membuat layanan semakin efektif. Hal ini akan mencegah adanya penumpukan peserta karena peserta akan datang ke fasilitas kesehatan mendekati jadwal pelayanan.

“Kami mendorong tiap FKTP untuk dapat mengimplentasikan ini agar layanan semakin efektif. FKTP dapat memonitor jumlah pasien yang akan berobat sesuai jadwal yang dipilih oleh pasien saat mendaftar. Di tahun 2020, kami harap seluruh fasilitas kesehatan dapat menerapkan antrean online,” kata Iwan.

Idealnya, implementasi sistem antrean online di fasilitas kesehatan membutuhkan perangkat pendukung seperti tablet android, auto cutter thermal printer, smart TV LED atau TV LCD, speaker aktif, dan scanner barcode. Namun, dalam hal masih terkendala sarana dan prasarana faskes dapat menjalankan dengan memanfaatkan peralatan yang ada.

drg. Alphiana Nirmaladewi selaku penanggungjawab Klinik Casa Medical Utama mengatakan bahwa sejak implementasi antrean online, respon yang didapat dari pasien sangat positif karena sangat membantu dalam proses pendaftaran.

“Tidak ada lagi yang namanya tumpukan peserta karena peserta benar-benar bisa melihat ada berapa pasien di atasnya,” kata Alphiana.

Namun Alphiana mengatakan karena masih dalam tahap sosialisasi sehingga terkadang masih ada kendala, ia mengaku pihaknya siap untuk membantu.

“Karena masih dalam tahap sosialiasi lantaran ada hal yang baru, namun petugas kami siap membantu jika ada kendala dalam implementasi antrean online,” kata Alphiana.

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved