Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Pencari Suaka Asal Afghanistan Kembali Gelar Aksi di Tanjungpinang: Indonesia Wake Up

Pencari suaka asal Afghanistan di Tanjungpinang kembali gelar aksi di Lapangan Pamedan, Rabu (17/11). Mereka tuntut segera dipindahkan ke negara lain

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Ratusan pencari suaka asal Afghanistan kembali melakukan aksi di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang, Rabu, (17/11/2021) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Untuk ke sekian kalinya, pengungsi Hazara asal Afghanistan menggelar aksi menuntut proses percepatan pemukiman kembali ke negara ketiga, Rabu (17/11/2021).

Ratusan pengungsi asal Afghanistan itu menyampaikan tuntutan aksinya dengan memadati Lapangan Pamedan Tanjungpinang. Aksi mereka mendapat pengawalan dari tim gabungan aparat Polisi dan Satpol PP Tanjungpinang.

Pantauan Tribun Batam, media aksi seperti spanduk, karton bertuliskan tuntutan dan foto gambar pencari suaka yang telah wafat akibat depresi, dibentang pada barisan depan para demonstaran.

Orator pun terus melantangkan tuntutannya menggunakan toa dan diikuti oleh peserta aksi, menyeruakan semangat diteriknya matahari yang hampir di posisi tengah.

"Indonesia...Indonesia, wake up wake up. Berapa lama lagi kami di sini. Stop dan cukuplah bisnis ini. Mau berapa banyak lagi yang bunuh diri. Kami sudah capek 10 tahun rasanya cukup," kata orator.

Koordinator aksi, Shahrom kepada awak media menjelaskan, bahwa ia dan para pengungsi lainnya akan terus menggelar aksi sampai tuntutannya dikabulkan oleh Pemerintah Indonesia melalui United Nations High Commissioner Of Refugees (UNCHR) yang kantornya beralamat di Jalan Pelataran, Km 7 Tanjungpinang.

"Kami ingin memastikan status kami di sini yang berjumlah 7.500 orang. Sudah 4 kali kami buat aksi tapi belum juga ada jawaban," ujarnya.

Baca juga: Pengungsi Afghanistan Datangi DPRD Batam Lagi, Belum Mulai Dibubarkan Polisi, Ini Sebabnya

Baca juga: MERASA Hidup tak Layak di Batam, Pengungsi Afghanistan Minta Pindah Negara Lain

Ia menambahkan, saat aksi ketiga pada 2 minggu yang lalu, pihak UNCHR berjanji akan memberikan jawaban terkait tuntutan para pengungsi Afghanistan yang ingin pulang ke beberapa negara ketiga.

"Sampai saat ini belum ada jawaban, bohong saja semua. Mereka tidak datang lagi untuk menjumpai kami," jelasnya dengan bahasa Indonesia yang cukup terbata-bata.

Untuk negara dunia ketiga lanjutnya, seperti Kanada, Australia, New Zealend dan Amerika telah siap menampung pengungsi imigran dan hal itu dirasanya cukup baik untuk pemukiman pihaknya karena memberikan hak dan kebebasan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved