Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Pria di Tanjungpinang Tega Nodai Keponakan Sendiri, Tengah Malam Datangi Kamar Korban

Satreskrim Polresta Tanjungpinang menangkap seorang pria berinisial S karena melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur, keponakannya sendiri

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Endra Kaputra
Pria di Tanjungpinang Tega Nodai Keponakan Sendiri, Tengah Malam Datangi Kamar Korban. Foto Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Tanjungpinang, Iptu Gayuh bersama Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim, Aiptu Rio Agusta saat memberikan keterangan kepada awak media 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Seorang pria di Tanjungpinang berinisial S (41) tega menodai keponakannya sendiri.

Aksi bejat S terhadap keponakannya yang berumur 15 tahun itu, sudah dilakukan sebanyak dua kali.

Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Tanjungpinang, Iptu Gayuh mengatakan, awalnya pihaknya menerima laporan dari pihak keluarga, pelaku telah mencabuli keponakannya.

Terkait laporan itu, pihaknya melakukan penyelidikan.

"Awalnya pelapor mendengar cerita dari anak kandung kalau telah dicabuli," ujar Iptu Gayuh, Kamis (18/11/2021).

Dari pengakuan korban, pelaku sudah melakukan pelecehan seksual tersebut sebanyak dua kali, yakni pada Juli dan September 2021.

Saat kejadian itu, pelaku mendatangi kamar korban di tengah malam, dan melakukan hal tidak senonoh terhadap korban.

Baca juga: Rahma Ajak Gali Potensi Pariwisata di Kota Tanjungpinang

Baca juga: Angkasa Pura ll Tanjungpinang Sumbang Shelter ke Pemprov Kepri Untuk Tampung Korban KDRT dan TPPO

"Mendengar hal itu, pelapor langsung melaporkan ke kita (polisi)," ungkapnya.

Saat ini pihaknya sudah menangkap pelaku S, pada Senin (15/11/2021) lalu di Jalan Garuda Tanjungpinang.

Sementara itu, Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim, Aiptu Rio Agusta menuturkan bahwa, belum ada keterangan dari korban, terkait adanya unsur pemaksaan dalam kejadian pencabulan tersebut.

"Sejauh ini belum ada, kita masih dalami lagi," ucapnya.

Atas perbuatannya, pelaku S terancam Pasal 82 tentang perlindungan anak, dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Tanjungpinang

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved