Breaking News:

Berikan Informasi Langsung, BPJS Kesehatan Sosialisasikan JKN-KIS di 3 Desa dan Kelurahan.

BPJS Kesehatan melakukan sosialisasi kepada masyarakat Karimun yang tergabung dalam Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH)

Ist
BPJS Kesehatan melakukan sosialisasi kepada masyarakat Karimun yang tergabung dalam Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) pada Senin (16/11) sampai Rabu (17/11) kemarin. 

TRIBUNBATAM.id - Kabupaten Karimun adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau yang merupakan wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Batam. Untuk memberikan pemahaman program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di wilayah tersebut, BPJS Kesehatan melakukan sosialisasi kepada masyarakat Karimun yang tergabung dalam Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) pada Senin (16/11) sampai Rabu (17/11) kemarin.

Endang Lestari selaku petugas BPJS Kesehatan yang memberikan informasi langsung kepada masyarakat pada 3 (tiga) desa dan kelurahan di kecamatan Meral tersebut mengatakan bahwa hal ini dilakukan agar semua masyarakat khususnya peserta JKN-KIS memahami dengan benar program JKN-KIS. Baik itu manfaat maupun prosedur pelayanannya.

“Tujuan kami tentunya agar seluruh peserta memahami betul apa itu program JKN-KIS. Tidak hanya itu, kami juga berharap informasi yang penting terkait program ini dapat disebarluaskan kepada saudara atau tetangga di tempat tinggal masing-masing,”  kata Endang.

Endang menjelaskan bahwa dalam program JKN-KIS ada beberapa jenis kepesertaan yakni Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), Pekerja Penerima Upah (PPU), dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau yang disebut dengan Peserta yang Didaftarkan oleh Pemerintah Daerah (PD Pemda).

“Peserta yang dibayarkan oleh pemerintah ini mendapatkan fasilitas di kelas III. Tapi tidak perlu khawatir, karena pelayanan kesehatan yang didapatkan sama dengan peserta di kelas I dan II, yang berbeda hanya ruang rawatnya saja,” kata Endang.

Endang juga menjelaskan bahwa dalam program JKN-KIS, peserta wajib mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terlebih dahulu untuk memperoleh layanan kesehatan kecuali dalam keadaan emergency.

Deni Hariandi, S.Sos selaku Pendamping Sosial PKH yang hadir pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa banyak dari peserta bantuan PKH yang belum memahami program JKN-KIS walaupun sudah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dibayarkan iurannya oleh pemerintah.

“Banyak masyarakat yang walaupun sudah punya kartu PBI, tapi belum paham program JKN-KIS. Oleh karena itu kami meminta BPJS Kesehatan dapat memberikan informasi penting dalam sosialisasi ini,” kata Deni.

Deni mengatakan kegiatan ini pun sebelumnya banyak diminta oleh KPM PKH khususnya di kecamatan Meral Barat dan untungnya disambut baik oleh BPJS Kesehatan. Kegiatan Pemberian Informasi Langsung (PIL) ini menurut Deni dilakukan di 3 (tiga) lokasi yakni Desa Pangke, Kelurahan Pasir Panjang pada hari Selasa, dan Kelurahan Darussalam pada hari Rabu.(*)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved