Sabtu, 6 Juni 2026

WETON JAWA

Cara Tentukan Hari Pernikahan Berdasarkan Nilai Neptu Weton Primbon Jawa

Budaya Jawa yang lekat dengan Primbon memanfaatkan perhitungan neptu dan pasaran weton hari lahir seseorang untuk menentukan hari baik pernikahan

Tayang:
freepik.com
ILUSTRASI PERNIKAHAN - Cara Tentukan Hari Pernikahan Berdasarkan Nilai Neptu Weton Primbon Jawa 

TRIBUNBATAM.id - Memilih hari baik pernikahan dipercaya berpengaruh pada kelancaran acara.

Demikian mitos pada banyak budaya di Indonesia tidak terkecuali di kepercayaan masyarakat Jawa.

Memilih hari yang tepat untuk pernikahan dianggap sakral, karena berkaitan dengan masa depan rumah tangga.

Budaya Jawa yang lekat dengan Primbon dan weton, memanfaatkan perhitungannya menentukan hari yang baik.

Di mana dalam weton terdapat angka-angka yang dipercaya bisa mewakili setiap weton untuk menentukan hari tepat menggelar acara pernikahan. 

Baca juga: 6 Weton Paket Komplet Menurut Kitab Primbon, Diidam-idamkan Orangtua, Hidupnya Benar-benar Berguna?

Baca juga: Genit Terkadang Suka Tebar Pesona, 7 Weton Wanita Berpotensi Selingkuh Menurut Wataknya?

Angka-angka itu biasanya diperoleh dari tetua adat, yang biasa membaca neptu lahir dari kedua calon mempelai.

Lantas bagaimana caranya? Bisakah dilakukan oleh orang awam? Berikut ulasannya:

Cek weton dari tanggal lahir

Weton merupakan kelahiran yang dihitung dari hari dan pasaran.

Dalam kalender Masehi, ada 7 hari, yakni dari Senin sampai Minggu.

Sedang pasaran dalam kalender Jawa ada 5, yakni Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi.

Setelah mengecek weton Anda, jangan lupa mengecek juga weton pasangan.

Hitung neptu

Neptu adalah angka dari penjumlahan weton yang terdiri dari nilai hari dan nilai pasaran.

Memang, setiap hari dan pasaran memiliki jumlahnya masing-masing.

Untuk itu, kita perlu menghitung jumlah keduanya untuk bisa mendapatkan nilai neptunya.

Baca juga: Kerja Keras Tak Kenal Waktu Tapi 5 Weton Ini Diramal Susah Kaya Berdasarkan Ilmu Titen Jawa

Baca juga: Pasangan Weton Cocok Menikah, Kitab Primbon Prediksi Rezeki Sangat Luar Biasa!

Daftar nilai hari:

- Minggu = 5

- Senin = 4

- Selasa = 3

- Rabu = 7

- Kamis = 8

- Jumat = 6

- Sabtu = 9

Nilai pasaran:

- Pahing = 9

- Pon = 7

- Wage = 4

- Kliwon = 8

- Legi = 5

Jumlahkan nilai hari dan pasaran

Misal Anda lahir pada Kamis Legi, maka neptu Anda adalah 13, dari hasil penjumlahan Kamis 8 dan Legi 5.

Jumlahkan neptu Anda dan pasangan

Setelah mendapatkan nilai neptu, Anda tinggal jumlahkan neptu Anda dan pasangan.

Misalnya neptu Anda 13, sedang neptu pasangan Anda 17, maka jumlahnya adalah 30.

Baca juga: Ramalan Jodoh Primbon Jawa, Ini Pasangan Weton Paling Bahagia dan Melarat, Lihat Kecocokannya

Baca juga: Selalu Jadi Idaman, 7 Weton Pria yang Paling Setia dan Tidak Mudah Tergoda Pelakor

Menentukan hari pernikahan

Setelah menjumlahkan neptu Anda dan pasangan, hitung keduanya dengan perhitungan sebagai berikut:

(Jumlah Neptu + Hari Baik) : 5

Hasil dari perhitungan tersebut harus sisa 3.

Jadi apabila total neptu Anda dan pasangan adalah 30, maka perhitungannya menjadi:

- (30 + 13):5=6, sisa 3

- (30 + 18):5=9, sisa 3

Dari hasil ini, maka Anda sebaiknya menikah di hari yang neptunya adalah 13 dan 18, yaitu Jumat Pon, Sabtu Wage, Minggu Kliwon, Kamis Legi, Senin Pahing, dan Sabtu Pahing.

Bulan kurang baik

Selain hari baik pernikahan, ada bulan yang dipercaya kurang baik untuk menggelar pernikahan, yakni:

- Tahun Alip: Sura (1).

- Tahun Ehe: Sura (1), Sapar (2), Jumadilakir (6), Rejeb (7), Ruwah (8), Sawal (10).

- Tahun Jimawal: Rejeb (7), Ruwah (8), Sawal (10).

- Tahun Je: Bakda Mulud (4), Jumadilawal (5), Jumadilakir (6), Rejeb (7), Ruwah (8), Pasa (9), Besar (12).

- Tahun Dal: Jumadilakir (6), Rejeb (7), Pasa (9), Sawal (10).

- Tahun Be: Jumadilakir (6), Besar (12).

- Tahun Wawu: Sapar (2), Mulud (3), Bakda Mulud (4), Jumadilawal (5), Pasa (9).

- Tahun Jimakir: Mulud (3), Jumadilawal (5), Rejeb (7), Ruwah (8), Sawal (10), Besar (12).

Baca juga: 7 Weton Wanita Paling Mudah Selingkuh Menurut Primbon Jawa, Ini Ciri-cirinya

Baca juga: Selalu Jadi Idaman, 7 Weton Pria yang Paling Setia dan Tidak Mudah Tergoda Pelakor

Hari kurang baik untuk pernikahan

Pemilihan hari di dalam hitungan weton Jawa terbagi menjadi 2, yaitu Saptawara dan Pancawara.

Saptawara adalah hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu sedangkan Pancawara adalah Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing.

Dalam kepercayaan Jawa, hari yang buruk adalah yang jatuh pada Minggu Pahing, Sabtu Pon, Jumat Wage, Selasa Kliwon, Senin Legi, dan Kamis Wage.

Adapula hari sangat buruk, yaitu yang jatuh pada Rabu Legi, Minggu Pahing, Kamis Pon, Selasa Wage, dan Sabtu Kliwon.

Tanggal buruk masing-masing bulan

Setiap bulan terdapat tanggal-tanggal yang dipercaya buruk untuk melangsungkan pernikahan, yaitu:

- Sura: 17, 27, 11, dan 14

- Sapar: 19, 22, 1, dan 20

- Mulud: 13, 23, 10, dan 15

- Bakda Mulud: 15, 25, 10, dan 20

- Jumadilawal: 16. 26, 10, dan 11

- Jumadilakir: 11, 21, 3, dan 14

- Rejeb: 12, 22, 11, dan 12

- Ruwah: 14, 24, 19, dan 28

- Pasa: 15, 25, 10, dan 20

- Sawal: 17, 27, 2, dan 20

- Sela: 11, 21, 6, dan 12

- Besar: 13, 23, 1, dan 20.

Baca juga: 6 Weton Dianggap Pemalas Sedari Kecil, Saat Dewasa Dianggap Susah Ubah Nasib

Baca juga: 4 Weton Makmur November 2021, Keuangan Melesat, Hati-hati Tipu Daya Teman Dekat

.

.

.

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved