Breaking News:

PRESIDEN Geram Lihat Rumitnya Alur Investasi Perusahaan BUMN, Jokowi : Kadang Saya Ingin Marah

Presiden Joko Widodo mengaku geram pada alur investasi yang dimiliki banyak perusahaan BUMN. Ia heran birokrasi perusahaan yang dinilai terlalu rumit

Screenshot YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo mengaku geram pada alur investasi yang dimiliki banyak perusahaan BUMN. Ia heran birokrasi perusahaan yang dinilai terlalu rumit 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Presiden Joko Widodo geram pada alur investasi yang dimiliki oleh banyak perusahaan BUMN.

Ia pun mengungkapkan uneg-unegnya di hadapan para direksi dan komisaris Pertamina dan PLN di Istana Negara.

Jokowi mengatakan, banyak investasi yang ingin masuk ke perusahaan milik negara, namun ia heran birokrasi perusahaan yang terlalu rumit.

"Saya ini orang lapangan ya. Saya kadang-kadang ingin marah untuk sesuatu yang saya tahu tapi kok sulit banget dilakukan. Sesuatu yang gampang tapi kok sulit? Nggak jalan-jalan," ujar Jokowi.

Jokowi menyinggung profesionalisme yang seharusnya dimiliki oleh PLN dan Pertamina.

"Posisi-posisi ini yang harus terus diperbaiki dengan profesionalisme yang bapak/ibu miliki. Jangan bersembunyi di balik penugasan sehingga tata kelolanya tidak efisien, procurement-nya tidak benar,” jelas Jokowi.

Jokowi mencontohkan, banyak investasi hijau yang masuk ke kedua perusahaan itu.

Namun perusahaan listrik dan migas milik negara mempersulit masuknya investasi di tubuh mereka sendiri. Padahal seharusnya investasi tersebut bisa jalan dengan mudah.

"Ruwetnya itu ada di birokrasi kita dan di BUMN kita sendiri. Kadang-kadang pengin marah untuk sesuatu yang saya tahu, tapi kok sulit banget dilakukan. Enggak jalan-jalan," kata Jokowi.

Baca juga: Dalam Sehari, 2.587 Warga Batam Divaksin Covid-19 Dosis Dua

Baca juga: PROMO! Mainan Anak di Kidz Station Grand Batam Mall Diskon hingga 70 Persen

Jokowi mempertanyakan alasan PLN yang lambat mentransisi energi fosil ke energi terbarukan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved