Breaking News:

Utang Indonesia Terus Meroket, PLN Jadi Perusahaan BUMN dengan Utang Terbesar 

PLN diketahui menjadi perusahaan BUMN yang memiliki utang paling besar, Rp 649,2 triliun berdasarkan laporan keuangan hingga akhir 2020.

indonesia.go.id
PLN diketahui menjadi perusahaan BUMN yang memiliki utang paling besar, Rp 649,2 triliun berdasarkan laporan keuangan hingga akhir 2020. 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Utang Indonesia terus meroket. Bank Indonesia (BI) melaporkan, posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia sampai dengan kuartal III-2021 sebesar 423,1 miliar dollar AS atau setara Rp 6.008 triliun (asumsi kurs Rp 14.200 per dollar AS).

Utang Indonesia tumbuh 3,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy).

"(Pertumbuhan ULN) lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya, sebesar 2 persen yoy," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono.

Utang luar negeri (ULN) tersebut terdiri atas dua komponen, utang pemerintah dan swasta. ULN pemerintah sampai dengan akhir September 2021 sebesar 205,5 miliar dollar AS atau setara Rp 2.918,1 triliun, tumbuh 4,1 persen secara tahunan, lebih rendah dari kuartal II-2021 sebesar 4,3 persen yoy.

"Dari sisi risiko refinancing, posisi ULN Pemerintah aman karena hampir seluruh ULN memiliki tenor jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,9 persen dari total ULN pemerintah," kata Erwin.

Sementara ULN swasta pada triwulan III-2021 tumbuh sebesar 0,2 persen yoy, setelah pada periode sebelumnya mengalami kontraksi 0,3 persen secara yoy.

Dengan perkembangan tersebut, posisi ULN swasta pada triwulan III-2021 tercatat sebesar 208,5 miliar dollar AS.

ULN swasta terbesar bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas, dan udara dingin, sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor industri pengolahan, dengan pangsa mencapai 76,4 persen dari total ULN swasta.

Salah satu penyumbang utang adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau perusahaan pelat merah.

Selama lima tahun terakhir (2016-2020), menurut laporan Kompas, BUMN terus menumpuk utang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved