Breaking News:

Dishub Tanjungpinang Kejar Target Retribusi Parkir, Baru Terealisasi 75% Per Oktober 2021

Target retribusi parkir Tanjungpinang tahun 2021 sebesar Rp 1,2 miliar. Namun hingga Oktober baru terealisasi 75 persen atau Rp 900 jutaan

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Dishub Tanjungpinang Kejar Target Retribusi Parkir, Baru Terealisasi 75% Per Oktober 2021. Foto Kepala UPTD Perparkiran Dinas Perhubungan Tanjungpinang, Tedy Kushindartono, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, (24/11/2021) 

Jumlah itu terus meningkat sebab adanya tempat usaha yang baru buka.

"Seperti Trans Studio Garden yang baru buka, itu juga sebenarnya akan menjadi sumber PAD kita nantinya. Dimana nantinya kita akan terima pajak parkir dan retribusi parkir. Saat ini sedang kita pelajari potensinya," tambahnya.

Ia menyampaikan, pada beberapa titik parkir yang tempat usahanya buka sampai malam akan ditempatkan 2 hingga 3 juru parkir. Selain meringankan kerja juga meningkatkan pendapatan retribusi parkir.

"Jadi kalau titik parkirnya berpotensi tinggi dalam sehari kita tetapkan setoran mulai dari Rp 100-110 ribu per hari. Dan untuk titik parkir yang rendah itu Rp 15-20 ribu," terangnya.

Tak lupa Tedy mengingatkan kepada masyarakat Tanjungpinang, apabila memarkirkan kendaraannya di setiap titik parkir agar tidak lupa meminta karcis kepada juru parkir yang ada.

Menurutnya, hal itu guna menghindari terjadinya kebocoran PAD atau pungutan liar dari retribusi parkir.

"Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat agar meminta karcis pada juru parkir. Dengan itu artinya masyarakat peduli pada PAD Tanjungpinang. Dan apabila juru parkir tidak memberi karcis maka parkir gratis, hal itu sesuai dengan motto kami yang tertulis di rompi juru parkir," tukasnya.

(Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Tanjungpinang

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved