Breaking News:

GUBERNUR Kepri Minta Pembangunan Industri Perikanan Tanpa Meminggirkan Nelayan

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad meminta pemerintah pusat memberikan insentif bagi investor perikanan dan memberi pelatihan ke nelayan.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Wahyu Sakti saat berkunjung ke Kepri. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad meminta pemerintah pusat memberikan insentif bagi investor perikanan.

Nelayan lokal akan dikirim mengikuti pelatihan, dan sekolah teknik pelayaran.  

Kondisi geografis Kepri yang terdiri dari 2.408 pulau dengan 96 persen luas wilayahnya berupa laut menghadirkan tantangan sekaligus potensi. 

Gubernur menuturkan, potensi sektor maritim di provinsi itu, khususnya industri perikanan,  sangat besar, namun belum termanfaatkan secara optimal. 

“Potensi perikanan kami 1,1 juta ton per tahun; tapi saat ini baru termanfaatkan 33 persen,” kata Ansar, Selasa, (23/11/2021) kemarin. 

Tak cuma tangkap, perikanan budi daya di Kepri juga menghasilkan berbagai komoditas ekspor unggulan, seperti lobster, kepiting, ikan kerapu, ikan betutu, udang belalang, gonggong, kerang, rumput laut, udang vaname, dan ikan tenggiri. 

Menurut Ansar, Laut Natuna yang kaya menarik minat banyak nelayan.

Mulai dari nelayan Pantura Jawa hingga nelayan asing yang masuk secara ilegal. Adapun nelayan asli Natuna, mayoritas masih menangkap dengan cara tradisional. 

"Nelayan di sana sebenarnya tangguh karena mereka turun-temurun dari keluarga nelayan. Di Natuna dan Anambas ada 12 ribu lebih nelayan,” ujar Ansar. 

Meski ingin memaksimalkan potensi perikanan, Ansar tak ingin investasi dan pengembangan industri lantas meminggirkan  masyarakat. Untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing, kata dia, para nelayan akan diberdayakan melalui pelatihan-pelatihan. Nelayan-nelayan muda akan dikirim ke sekolah teknik pelayaran agar mampu menahkodai kapal-kapal besar. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved