Breaking News:

Ketua TP-PKK Kepri, Dewi Dorong PAUD Holistik dan Integratif untuk Capai Kepri Zero Stunting 

Ketua TP-PKK Kepri, Dewi Kumalasari menghadiri pembukaan Workshop Paud HI secara virtual dari Kantor Camat Teluk Sebong, Bintan, Selas

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Ketua TP-PKK Kepri, Dewi Kumalasari yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kepri menghadiri pembukaan Workshop PAUD HI secara virtual dari Kantor Camat Teluk Sebong, Bintan, Selasa (23/11/2021) kemarin. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Ketua TP-PKK Kepri, Dewi Kumalasari yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kepri menghadiri pembukaan Workshop Paud HI secara virtual dari Kantor Camat Teluk Sebong, Bintan, Selasa (23/11/2021) kemarin. 

Workshop Paud HI (Holistik dan Integratif) ini digelar oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) secara serentak di 34 provinsi di Indonesia. 

Dewi mengatakan, workshop PAUD Holistik dan Integratif merupakan wujud nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan usia dini bagi anak-anak, sekaligus mendiseminasikan program Paud HI secara jelas. 

"Sehingga pendidik PAUD serta masyarakat banyak akan memahami bahwa paud holistik dan integratif merupakan penanganan anak usia dini secara utuh," ucap Dewi. 

Sebagai Bunda PAUD Provinsi Kepri, Dewi mengutarakan komitmennya untuk mengoptimalkan kinerja pokja Bunda PAUD Kepri agar melaksanakan program-program guna meningkatkan pelayanan paud holistik dan integratif. 

"Kami menyadari bahwa pengembangan anak usia dini dengan cara holistik dan integratif mencakup kesehatan dasar, gizi, serta pengembangan emosi dan intelektual secara baik," lanjutnya. 

Bahkan Dewi juga menekankan tentang peran penting PAUD dalam menurunkan angka stunting di Kepri. Sebagaimana diketahui, Pemprov Kepri menargetkan pada tahun 2024 akan menjadi tahun dimana Kepri menjadi provinsi zero stunting. Saat ini angka stunting di Kepri ada di kisaran 16,8 persen yang merupakan nomor dua terendah di Indonesia. 

"PAUD Holistik dan Integratif dapat menjadi intervensi utama dalam percepatan pencegahan stunting, dengan PAUD dapat digunakan sebagai cara edukasi tentang pola makan, asuh, dan sanitasi di seribu hari pertama anak," ujar Dewi Ansar.

Baca juga: Gubernur Kepri Angkat Jempol Peran PKK, Mitra Strategis Pemerintah Buat Banyak Karya

Terakhir Dewi mendorong adanya peningkatan kompetensi bagi guru-guru dan tenaga pendidik di PAUD. Sebagai garda terdepan dalam pembinaan dan pengajaran anak usia dini, guru PAUD yang berkompetensi tinggi akan menghasilkan output perkembangan anak usia dini yang potensial dan berkarakter. 

PAUD Holistik dan Integratif merupakan gerakan nasional yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2012 sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin terpenuhinya hak tumbuh kembang anak usia dini dalam hal pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, dan perlindungan serta kesejahteraan anak. 

Pelaksanaan PAUD Holistik dan Integratif dilakukan secara simultan, sistematis, menyeluruh, terintegrasi dan berkesinambungan untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal demi mewujudkan anak yang sehat, cerdas, dan berkarakter sebagai generasi masa depan yang berkualitas dan kompetitif. (TRIBUNBATAM.id.id/Endra Kaputra) 

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved