TIPS
WASPADA Teror Ular, Ini 6 Tips Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah di Musim Hujan
Masuknya ular ke dalam rumah bisa disebabkan beberapa faktor, semisal kehilangan habitat akibat pembangunan gedung dan perumahan, atau sedang mencari
TRIBUNBATAM.id - Memasuki musim hujan, kewaspadaan semakin tinggi.
Terutama mengantisipasi munculnya hewan yang kerap muncul di musim penghujan.
Pasalnya banyak hewan yang kerap muncul di saat cuaca yang lembab dan curah hujan tinggi.
Salah satunya kedatangan ular di sekitar rumah. Musim hujan identik dengan kehadiran ular.
Di beberapa kasus bahkan ular tersebut sampai masuk ke dalam rumah hingga kamar.
Bagi sebagian orang, ular adalah hewan melata yang menakutkan.
Bahkan saking menakutkannya, ilmuwan menemukan fobia ular atau Ophidiophobia adalah fobia paling umum dan sering dialami banyak orang.
Baca juga: 6 Cara Alami Mengusir Tikus Tanpa Racun dan Perangkap, Tikus Dijamin MInggat!
Baca juga: 5 Tips Ampuh Usir Cicak dari Rumah dengan Bahan Alami, Termasuk Bubuk Kopi dan Tembakau
Bersumber dari Instagram @dkijakarta, ular kobra sering muncul saat musim hujan tiba.
Pada bulan November hingga Januari merupakan musim telur kobra menetas.
Ular kobra biasa bertelur di tumpukan batu, semak, atau kayu.
Mereka biasa mencari area yang lembab untuk bertelur.
Hal ini menyebabkan anak kobra sering ditemukan di lokasi-lokasi yang lembab.
Masuknya ular ke dalam rumah bisa disebabkan beberapa faktor, semisal kehilangan habitat akibat pembangunan gedung dan perumahan, atau sedang mencari tempat untuk bertelur.
Kemungkinan lainnya adalah banyak tikus bersarang di rumahmu, sehingga menarik perhatian ular untuk masuk rumah dan memangsa tikus.
Walaupun secara naluriah ular bisa masuk begitu saja ke rumah, tetapi masih ada cara menghindari ular masuk rumah yang bisa kamu lakukan.
Melansir dari beberapa sumber, berikut 6 cara menjauhkan ular dari rumah dan pekarangan.
1. Bersihkan rumah dan pekarangan dari tikus
Tikus adalah salah satu sumber makanan utama ular, jadi pastikan kamu membersihkan rumah dan pekarangan dari tikus.
Terlebih mengingat bahwa ular merupakan predator alami tikus dan hewan pengerat lainnya.
Ular menggunakan lidahnya untuk "mengendus" dan melacak mangsanya, jadi menangkap aroma hewan pengerat di dalam rumah akan membuat ular memasuki rumah dan pekarangan.
Untuk mencegah tikus masuk ke dalam rumah, selalu jaga kebersihan lingkungan, singkirkan sumber makanan dan tutup lubang serta celah yang mungkin dilalui tikus dan tikus.
Baca juga: TIPS Cara Menjemur dan Mengeringkan Pakaian di Musim Hujan agar Tidak Lembab dan Bau Apek
Baca juga: Mengobati Jerawat hingga Cegah Kanker, Ini 6 Khasiat Buah Nanas bagi Kesehatan dan Kecantikan
Kamu juga bisa menggunakan racun tikus.
2. Jaga agar rumput tetap pendek dan rutin dipangkas
Jika di rumahmu terdapat area pekarangan atau taman, pastikan untuk rajin membersihkannya agar ular tidak merayap dan mendekat ke dalam rumah.
Ular senang bersembunyi di antara rumput-rumput tinggi sehingga tak terlihat oleh mangsanya atau predatornya.
Dan karena ular berdarah dingin, mereka menggunakan naungan dari semak-semak sebagai tempat istirahat agar tetap sejuk saat matahari terik.
Sehingga jangan lupa untuk memangkas rumput secara rutin.
Jika kamu melihat seekor ular di kebun atau taman, jangan pernah mencoba menangkapnya sendirian.
Sebaiknya, perlahan menjauh dari area ulat dan jangan membuat gerakan yang mengagetkan.
Jangan lupa untuk mengevakuasi hewan peliharaan dan keluarga lalu menghubungi pemadam kebakaran atau teman dan tetangga untuk memindahkan ular.
3. Menutup retakan atau lubang
Retakan dan celah juga menjadi peluang bagi ular untuk masuk ke dalam rumah.
Karena ular memiliki tubuh yang fleksibel, mereka dapat dengan mudah menyesuaikan diri bahkan melalui celah yang paling datar tanpa ada yang memperhatikan.
Pastikan untuk menutup retakan atau celah pada dinding dan dek yang rusak, terutama karena air atau hama lain sehingga menyebabkan kerusakan pada struktur.
4. Pasang pagar atau dinding yang pas di sekitar kebun dan pekarangan
Jika rumahmu dekat dengan rawa, sawah, atau kebun, sebaiknya menutup sekitar rumah dengan pagar agar tidak mudah dimasuki ular sebagai garis pertahanan.
Baca juga: TIPS dan Cara Merawat Tanaman di Musim Hujan agar Tidak Mudah Busuk dan Mati
Baca juga: Hati-hati, 8 Hewan Ini Sering Mengintai di Rumah saat Musim Hujan, Waspadai Ular dan Kelabang
Ini akan membantu mencegah ular mendekati rumah dan membuat sarang di taman atau area luar ruangan.
5. Buang sampah yang ada di pekarangan atau kebun
Membuang sampah atau puing-puing lainnya dari sekitar rumah juga hal yang penting untuk menghindari ular masuk ke dalam rumah.
Barang-barang yang tidak terpakai, tumpukan rumput yang dipotong atau dikeringkan, atau bahkan tumpukan batu dan batuan memberikan perlindungan terbaik bagi ular ketika cuaca terlalu panas atau dingin.
Jadi jangan pernah meninggalkan barang-barang ini berserakan di sekitar taman atau halaman.
6. Gunakan kamper atau kabur barus
Cara mencegah ular masuk rumah adalah dengan membuat ular tidak menyukai rumah kita.
Aroma kamper atau kapur barus tidak disukai ular, sehingga sangat efektif dijadikan sebagai penangkal ular agar tak sampai masuk ke dalam rumah.
Untuk menggunakannya, haluskan kamper atau kapur barus terlebih dulu, lalu taburkan di beberapa sudut rumah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/mimpi-dikejar-ular-1.jpg)