Breaking News:

Kisah Buronan Polisi Lari ke Bintan, Curi Motor, Kehabisan Bensin hingga Sembunyi di Hutan

Dedy, tersangka kasus pencurian di Tanjungpinang dan Bintan menceritakan pelariannya selama kabur dari kejaran polisi

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Tersangka Dedy didampingi Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Dwihatmoko Suseno, saat ditanya awak media, Rabu (24/11/2021). Dedy sebelumnya masuk DPO di Polsek Tanjungpinang Timur dan kabur ke Bintan. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Pelarian Dedy, buronan Polres Tanjungpinang berakhir, Selasa (23/11/2021) malam.

Dia ditangkap polisi di Bintan gegara kembali berulah melakukan tindak pidana.

Sebelumnya, Dedy masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Tanjungpinang Timur, pada Oktober 2021.

Saat itu warga Jalan Mawar Km 18 Bintan ini berhasil melarikan diri, setelah ditangkap polisi karena kasus pencurian burung murai batu di Tanjungpinang Timur.

Dedy membuat alibi ke polisi dan berhasil kabur. Akhirnya, Polres Tanjungpinang memasukkan Dedy sebagai DPO akhir Oktober lalu.

Sementara itu, setelah lolos dari polisi Dedy kabur ke wilayah Kecamatan Gunung Kijang, Bintan.

Tepatnya di kampung Galang Batang. Di sana, Dedy menjadi begal motor.

Baca juga: Buronan Polres Tanjungpinang Beraksi di Bintan Jadi Begal Motor, Begini Akhirnya

Baca juga: Warga Resah Buronan Polisi Masih Berkeliaran hingga Kena Teror Gedor Pintu Rumah

Korbannya seorang pelajar di daerah Galang Batang berinisial SV (14).

Dedy membawa lari sepeda motor Beat dan satu unit hape milik SV untuk digunakannya selama pelarian.

Padahal kala itu, SV sudah bersedia membantunya yang minta diantarkan ke suatu tempat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved