Kamis, 7 Mei 2026

Musim Hujan Waspadai Teror Ular, Begini Cara Mencegah Ular Masuk Pekarangan dan Rumah

Pada bulan November hingga Januari merupakan musim telur ular menetas. Ular biasa bertelur di tumpukan batu, semak, atau kayu. 

Tayang:
YouTube Baim Paula
Baim Wong temukan sarang ular di rumahnya. Foto ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Musim hujan identik dengan kehadiran ular.

Di beberapa kasus bahkan ular tersebut sampai masuk ke dalam rumah hingga kamar. 

Perlu langkah antisipasi untuk mencegah ular masuk ke pekarangan apalagi area rumah.

Pasalnya kehadiran ular sangat berbahaya bagi keselamatan penghuni rumah.

Pada bulan November hingga Januari merupakan musim telur ular menetas.

Ular biasa bertelur di tumpukan batu, semak, atau kayu. 

Mereka biasa mencari area yang lembab untuk bertelur.

Masuknya ular ke dalam rumah bisa disebabkan beberapa faktor, semisal kehilangan habitat akibat pembangunan gedung dan perumahan, atau sedang mencari tempat untuk bertelur. 

Kemungkinan lainnya adalah banyak tikus bersarang di rumahmu, sehingga menarik perhatian ular untuk masuk rumah dan memangsa tikus.

Baca juga: Hati-hati, 8 Hewan Ini Sering Mengintai di Rumah saat Musim Hujan, Waspadai Ular dan Kelabang

Baca juga: 7 Tips dan Cara Mencegah Penyakit saat Musim Hujan, Jangan Abai Kebersihan Lingkungan

Walaupun secara naluriah ular bisa masuk begitu saja ke rumah, tetapi masih ada cara menghindari ular masuk rumah yang bisa kamu lakukan.

Melansir dari beberapa sumber, berikut 6 cara menjauhkan ular dari rumah dan pekarangan. 

1. Bersihkan rumah dan pekarangan dari tikus

Tikus adalah salah satu sumber makanan utama ular, jadi pastikan kamu membersihkan rumah dan pekarangan dari tikus. 

Terlebih mengingat bahwa ular merupakan predator alami tikus dan hewan pengerat lainnya.

Ular menggunakan lidahnya untuk "mengendus" dan melacak mangsanya, jadi menangkap aroma hewan pengerat di dalam rumah akan membuat ular memasuki rumah dan pekarangan. 

Untuk mencegah tikus masuk ke dalam rumah, selalu jaga kebersihan lingkungan, singkirkan sumber makanan dan tutup lubang serta celah yang mungkin dilalui tikus dan tikus.

Kamu juga bisa menggunakan racun tikus. 

2. Jaga agar rumput tetap pendek dan rutin dipangkas

Jika di rumahmu terdapat area pekarangan atau taman, pastikan untuk rajin membersihkannya agar ular tidak merayap dan mendekat ke dalam rumah.

Ular senang bersembunyi di antara rumput-rumput tinggi sehingga tak terlihat oleh mangsanya atau predatornya.

Dan karena ular berdarah dingin, mereka menggunakan naungan dari semak-semak sebagai tempat istirahat agar tetap sejuk saat matahari terik.

Sehingga jangan lupa untuk memangkas rumput secara rutin.

Jika kamu melihat seekor ular di kebun atau taman, jangan pernah mencoba menangkapnya sendirian.

Sebaiknya, perlahan menjauh dari area ulat dan jangan membuat gerakan yang mengagetkan.

Jangan lupa untuk mengevakuasi hewan peliharaan dan keluarga lalu menghubungi pemadam kebakaran atau teman dan tetangga untuk memindahkan ular.

3. Menutup retakan atau lubang

Retakan dan celah juga menjadi peluang bagi ular untuk masuk ke dalam rumah.

Baca juga: 5 Cara Efektif Mengusir Laron yang Ganggu Kenyamanan Rumah, Bisa dengan Cabai dan Air

Baca juga: 6 Cara Alami Mengusir Tikus Tanpa Racun dan Perangkap, Tikus Dijamin MInggat!

Karena ular memiliki tubuh yang fleksibel, mereka dapat dengan mudah menyesuaikan diri bahkan melalui celah yang paling datar tanpa ada yang memperhatikan.

Pastikan untuk menutup retakan atau celah pada dinding dan dek yang rusak, terutama karena air atau hama lain sehingga menyebabkan kerusakan pada struktur.

4. Pasang pagar atau dinding yang pas di sekitar kebun dan pekarangan

Jika rumahmu dekat dengan rawa, sawah, atau kebun, sebaiknya menutup sekitar rumah dengan pagar agar tidak mudah dimasuki ular sebagai garis pertahanan.

Ini akan membantu mencegah ular mendekati rumah dan membuat sarang di taman atau area luar ruangan.

5. Buang sampah yang ada di pekarangan atau kebun

Membuang sampah atau puing-puing lainnya dari sekitar rumah juga hal yang penting untuk menghindari ular masuk ke dalam rumah.

Barang-barang yang tidak terpakai, tumpukan rumput yang dipotong atau dikeringkan, atau bahkan tumpukan batu dan batuan memberikan perlindungan terbaik bagi ular ketika cuaca terlalu panas atau dingin.

Jadi jangan pernah meninggalkan barang-barang ini berserakan di sekitar taman atau halaman.

6. Gunakan kamper atau kabur barus

Cara mencegah ular masuk rumah adalah dengan membuat ular tidak menyukai rumah kita. 

Aroma kamper atau kapur barus tidak disukai ular, sehingga sangat efektif dijadikan sebagai penangkal ular agar tak sampai masuk ke dalam rumah. 

Untuk menggunakannya, haluskan kamper atau kapur barus terlebih dulu, lalu taburkan di beberapa sudut rumah. (*) 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved