Breaking News:

BATAM TERKINI

Amintas Tambunan Laporkan Carolein ke Polisi, Kasus Dugaan Penganiayaan dan Pemerasan 

Anggota DPRD Batam Amintas Tambunan melaporkan Carolein Parewang ke Polda Kepri, atas dugaan pemerasan dan penganiayaan.

ISTIMEWA
Isva Rica Iriani dan Effendi Sekedang selaku kuasa hukum yang ditunjuk oleh Amintas Tambunan. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus dugaan perselingkuhan antara seorang wanita bernama Carolein Parewang yang mengaku punya hubungan spesial dengan anggota DPRD Batam bernama Amintas dua bulan lalu berbuntut panjang.

Seperti yang diketahui beberapa waktu yang lalu, Carolein Parewang sempat mendatangi Badan Kehormatan DPRD Batam meminta Amintas diberikan saksi tegas.

Namun, saat ini justru Amintas Tambunan yang berbalik melaporkan Carolein Parewang ke Polda Kepri, atas dugaan perbuatan pemerasan sekaligus tindak kekerasan dan penganiayaan.

Surat Tanda Terima Laporan Kepolisian tersebut bernomor: STTLP/ 109/ IX/ 2021/ SPKT-Kepri, pada hari Senin Tanggal 13 September 2021 dan juga Surat Tanda Terima Laporan Kepolisian Nomor: STTLP/ 118/ X/ 2021/ SPKT-Kepri pada hari Sabtu Tanggal 2 Oktober 2021.

Hal tersebut dibenarkan oleh Isva Rica Iriani dan Effendi Sekedang selaku kuasa hukum yang ditunjuk oleh Amintas Tambunan.

"Atas dasar bukti kuat yang sudah kami kantongi berupa surat pernyataan kesepakatan antara terlapor dan pelapor, terlapor meminta sejumlah uang kepada pelapor yang dituangkan ke dalam surat pernyataan tertulis dan bermaterai cukup yang ditandatangani oleh pihak terlapor sendiri, dan terlapor berjanji tidak akan mengupload atau menyebarkan isu terkait hubungannya dengan pelapor, hal itulah yang menjadi salah satu alat bukti kami untuk jadikan laporan ke Polda Kepri terkait pemerasan yang mana surat laporannya kami masukkan tanggal 13 September," ungkap Effendi, kepada TRIBUNBATAM.id, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: NEKAT Lompat ke Laut saat Dikejar Petugas Bea Cukai, 2 Kru Boat Pancung Masih Hilang

Baca juga: LA NINA Datang Lagi dan Bisa Picu 2 Musibah Ini, Simak Pesan Pakar UGM Untuk Mencegahnya

Laporan tindak pemerasan tersebut, lanjut Effendi, ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Kepri bidang cyber  crime, mengingat komunikasi antara Carolein dengan Amintas selaku pelapor, sering dilakukan melalui jejaring sosial.

Dikatakan Effendi, pihaknya juga membantah bahwa kliennya, Amintas Tambuhan memiliki hubungan istimewa dengan terlapor Carolein. 

"Sebenarnya klien kami Amintas Tambunan ini tak mau sampai membuat laporan kalau terlapor ulahnya tak keterlaluan hingga mengganggu privasi dan tugas kerjanya. Klien kami mau tak mau mengambil tindakan melaporkan Carolein ke polisi, karena ia sudah mengancam dan memeras Amintas. Hal itu dilakukan oleh terlapor sejak bulan November 2020 lalu," jelasnya lagi.

Dua laporan tersebut sejauh ini, masih dalam tahap penyelidikan, dan sudah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, serta memanggil terlapor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved