Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Gaji Pegawai Non ASN di Kabupaten Karimun Bakal Naik Lagi 2022 Mendatang

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, pada 2022 mendatang Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun akan kembali menaikan gaji tenaga Non ASN.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati
Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, pada 2022 mendatang Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun akan kembali menaikan gaji tenaga Non ASN. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Tunjangan kinerja pegawai Non ASN atau honorer, di lingkungan daerah Kabupaten Karimun dipicu keterbatasan keuangan daerah.

Pemotongan gaji pegawai Non ASN tersebut sebesar 40 persen pada bulan Agustus lalu, terdiri dari honorer daerah, insentif, dan honorer kontrak itu terjadi hingga bulan Desember 2021 mendatang.

Namun, dapat dipastikan pada 2022 mendatang Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun akan kembali menaikan gaji tenaga Non ASN.

Kenaikan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq, pada Selasa (30/11/2021)

"Insentif ada kenaikan, sedang kita hitung dan pagu anggarannya sudah disahkan sehingga dapat dihitung pertahunnya, Insya Allah pada Januari 2022 akan kita sampaikan besarannya," ucap Aunur Rafiq.

Ia menambahkan, besaran kenaikan insentif itu nantinya tidak sama besarannya seperti sebelumnya.

"Belum bisa kembali seperti dulu, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) juga tidak hilang. Insya Allah tetap ada kenaikan yang jauh dari tahun sebelumnya, kalau insentif kemarin Rp 600 ribu mungkin nanti bisa Rp. 1 juta ke atas," jelasnya.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq menjelaskan, bahwa pihaknya sudah semaksimal mungkin untuk kembali menaikan besaran insentif di tahun 2022 mendatang.

Meskipun, masih dihadapi keterbatasan keuangan daerah akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: UMK Lingga Tahun 2022 Naik Rp 13.592, Menyesuaikan Nilai UMP Provinsi Kepri

Baca juga: WN Hongkong dan 10 Negara Ini Untuk Sementara Dilarang Masuk Batam

Namun, masih menjadi kendala pihaknya untuk mengembalikan besaran insentif itu seperti semula dengan kondisi ekonomi yang masih dalam keadaan sulit akibat penanganan Covid-19.

Lebih lanjut, dana transfer dari pusat yang masih sangat terbatas sehingga Dana Alokasi Umum (DAU) yang diberikan tidak mengalami kenaikan.

"Mudah-mudahan, sejalan dengan turunnya pandemi pada tahun depan atau di perubahan perekonomian negara semakin baik, dana transfer pusatnya meningkat sehingga akan memberikan perubahan bagi kita semua," terangnya.

Diketahui, besaran insentif bagi tenaga honorer kontrak yang saat itu masih sebesar Rp. 1,8 juta menjadi Rp.1,2 juta.

Sementara bagi honorer insentif yang sebelumnya Rp. 800 ribu menjadi Rp.600 ribu. (TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved