Breaking News:

KORUPSI DI BINTAN

Penyidik Kejari Tahan Ponsel Kepala Puskesmas, Usut Insentif Fiktif Nakes

Pelayanan kesehatan di puskesmas tetap berjalan meski ada penggeledahan oleh penyidik kejaksaan.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Kondisi Puskesmas Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Selasa (30/11/2021). Pelayanan kesehatan diketahui tetap berjalan meski ada penggeledahan oleh tim penyidik Kejari Bintan. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Pelayanan kesehatan di Puskesmas Sei Lekop tetap berjalan meski penyidik Kejari Bintan menggeledah kantor fasilitas kesehatan milik pemerintah itu.

Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas juga tampak masih siaga melayani masyarakat yang ingin berobat.

Kondisi ini terlihat meski sejumlah staf dan Kepala Puskesmas Sei Lekop di periksa dan mendampingi penyidik di sejumlah ruangan yang ada di lokasi Puskesmas Sei Lekop.

Hingga pukul 11.00 WIB, penggeledahan masih berlangsung.

Tim penyidik Kejari Bintan juga menahan sementara waktu telepon genggam Kepala Puskesmas Sei Lekop.

Baca juga: Begini Kelanjutan Kasus Dugaan Korupsi Pencairan Insentif di Puskesmas Sei Lekop Bintan

Baca juga: BREAKING NEWS, Kejari Bintan Geledah Puskesmas Sei Lekop Terkait Pencairan Insentif Fiktif

Mereka juga memperlajari sejumlah dokumen saat pemeriksaan di ruang rapat Puskesmas Sei Lekop.

Penggeledahan merupakan tahapan dari upaya penyidikan penyidik Kejari Bintan dalam mengusut tuntas pmberian insentif fiktif kepada sejumlah tenaga kesehatan di sana.

Selain Puskesmas Sei Lekop, Kejari Bintan juga sedang menyelidiki Puskesmas Tambelan.

Kepala Kejaksaan Ngeri (Kejari) Bintan, I Wayan Riana menuturkan, setidaknya 28 saksi telah diminta keterangan.

Termasuk kepala Puskesmas Sei Lekop, Zailendra.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved