BATAM TERKINI
1.957 Sample PMI Masuk ke BTKLPP Batam Selama 6 Hari, 40 Orang Positif Covid-19
Untuk Kota Batam selama 6 hari terakhir jumlah sample yang masuk ke BTKLPP sebanyak 47 sample, di mana 4 di antaranya posituf Covid-19.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Selama 6 hari terakhir, sebanyak 1.957 sample dari Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang diperiksa di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kota Batam, Provinsi Kepri, 40 sample di antaranya positif Covid-19.
Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam, Budi Santoso menjelaskan sejak tanggal 22 November 2021 lalu, yakni delapan hari terakhir hanya tiga hari sample tidak masuk, selebihnya selalu ada sample dari PMI yang masuk.
"Untuk tanggal 22 November 2021, kita memeriksa 163 sample, satu diantaranya positif,"kata Budi, Rabu (1/12/2021). Sementara untuk 23 November, mereka memeriksa sebanyak 484 sample, 11 di antaranya positif Covid-19.
"Untuk tanggal 24 November tidak ada sample PMI yang masuk," terangnya.
Dia menjelaskan untuk 25 November sebanyak 198 sample PMI yang masuk, 4 sample di antaranya positif Covid-19.
"Pada tanggal 26 November 2021 kita memeriksa sebanyak 505 sample PMI, 14 sample di antaranya positif Covid-19," kata Budi.
Dia juga menjelaskan untuk tanggal 27 November sebanyak 151 sample yang masuk, satu sample positif Covid-19.
"Sementara tanggal 29 November 2021 sebanyak 456 sample yang masuk, 9 sample positif Covid-19," kata Budi.
Baca juga: PRAKIRAAN Cuaca di Kepri, BMKG Sebut Sejumlah Wilayah Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Baca juga: Tiap Hari Puluhan Warga Batam Periksakan Jantung di Poliklinik Jantung RSBP Batam
Sementara untuk tanggal 28 dan 30 November 2021, tidak ada sample PMI yang masuk.
"Selama enam hari terakhir kita sudah periksa sebanyak 1.957 sample PMI, dimana 40 sample di antaranya positif Covid-19,"kata Budi.
"Beberapa bulan terakhir kasus covid-19, terus membaik, dan di Kota Batam sudah banyak wilayah yang menjadi zona hijau. Harapan kita hal ini bisa terus kita pertahankan dengan mematuhi protokol kesehatan," kata Budi.
Sementara mengenai virus varian baru B.1.1.529 yang saat ini sedang berkembang di Afrika belum masuk ke wilayah Kepri.
"Kita selalu rutin kirim sample ke Balitbangkes," kata Budi. (TRIBUNBATAM.id/Pertanian Sitanggang)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/02122021btklpp-batam.jpg)