Minggu, 26 April 2026

LIGA INGGRIS

Manchester United Menang, Ralf Rangnick Bicara Formasi 4-2-2-2 : Saya Kaget Mereka Main Agresif

Manchester United menang 1-0 atas Crystal Palace saat manajer Ralf Rangnick debut, Ia bicara soal formasi 4-2-2-2, ngaku kaget Ronaldo cs main agresif

Editor: Mairi Nandarson
AFP/PAUL ELLIS
Manajer Manchester United asal Jerman Ralf Rangnick setelah pertandingan melawan Crystal Palace di Old Trafford, Minggu (5/12/2021). MU menang 1-0 lewat gol Freds. 

MANCHESTER, TRIBUNBATAM.id - Manchester United meraih kemenangan tipis 1-0 atas Crystal Palace pada laga debut manajer baru mereka Ralf Rangnick, Minggu (5/12/2021) malam WIB.

Manchester United menang dengan skor 1-0 atas Crystal Palace lewat gol Freds pada menit ke 77.

Berlaga di Old Trafford, Ralf Rangnick mengukir debut manis sebagai pelatih interim Man United dengan membawa timnya menang 1-0 atas Crystal Palace.

Pelatih Manchester United, Ralf Rangnick, mengaku terkejut dengan performa Setan Merah saat menghadapi Crystal Palace.

Man United menunjukkan permainan high pressing di bawah asuhan Ralf Rangnick saat melawan The Eagles, julukan Palace.

Sepanjang laga, Cristiano Ronaldo dkk juga mencatatkan 530 operan dengan akurasi mencapai 82 persen.

Selain itu, penguasaan bola Setan Merah juga begitu tinggi hingga 62 persen yang kerap ditunjukkan di sepertiga akhir pertahanan lawan.

Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Inggris Setelah Manchester United & Tottenham Menang, Mo Salah 13 Gol

Baca juga: PSM Makassar vs Persija Jakarta Selasa 20.45 WIB, Serif Hasic Pulih, Wiljan Pluim Absen

Rangnick menurunkan starting XI yang sama saat Man United mengalahkan Arsenal 3-2 pada pekan sebelumnya.

Namun, terdapat perbedaan formasi dari 4-2-3-1 menjadi 4-2-2-2 dengan Cristiano Ronaldo dan Marcus Rashford sebagai ujung tombak.

Seusai pertandingan, Rangnick mengatakan dia terkejut dengan penampilan Man United.

Dia tak menyangka Setan Merah bisa tampil agresif meski minimnya waktu latihan jelang laga, dan sempat terganggu karena masalah cuaca.

"Saya harus mengakui bahwa saya terkejut," kata Ralf Rangnick soal permainan Man United vs Palace dikutip dari Manchester Evening News.

"Saya sedikit terkejut karena kami tidak hanya telah bermain pada Kamis (vs Arsenal), kami memiliki dua hari lebih sedikit untuk pemulihan dibandingkan dengan Crystal Palace."

"Kami bahkan hanya menjalani sesi latihan kemarin selama 45 menit karena hujan deras."

"Ini mengganggu, hujan lebat, berangin, jadi hampir tidak mungkin untuk berlatih dengan konsentrasi dan fokus."

"Tapi, mereka masih melakukannya."

"Dalam 45 menit di lapangan saat berlatih, kami menjelaskan bagaimana kami ingin bermain, cara apa yang ingin kami mainkan."

Baca juga: Jadwal Piala AFF Hari Ini Live iNews TV 16:30 WIB Kamboja vs Malaysia, 19:30 WIB Laos vs Vietnam

Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Italia Setelah Juventus Menang, Lazio Menang, Ciro Immobile 13 Gol

"Sisanya adalah melihat analisis video, banyak percakapan pribadi dengan pemain dalam kelompok, dan menjelaskan kepada mereka bagaimana kami ingin bermain."

"Saya sebetulnya tidak berharap mereka bermain di level itu (vs Palace) setelah waktu yang singkat," ujar Rangnick.

Dominasi Manchester United atas Crystal Palace dipertegas dengan 16 upaya ke arah gawang, tetapi hanya tiga yang tepat sasaran.

Meski demikian, Ralf Rangnick menilai bahwa Setan Merah pantas menang.

Pelatih asal Jermain itu juga senang atas catatan clean sheet timnya.

Adapun ini merupakan kali pertama Man United clean sheet di Old Trafford sejak 14 Maret 2021.

"Saya sangat terkejut dengan kondisi fisik dan intensitasnya, setengah jam pertama luar biasa," tambah Rangnick.

"Saya merasa temponya sangat tinggi, intensitas tinggi, mereka selalu di depan, satu-satunya hal yang hilang di setengah jam pertama adalah tidak mencetak satu, dua atau tiga gol."

"Tetapi, bagi saya jelas Anda tidak dapat memainkan 90 menit pada tingkat intensitas ini."

"Setelah itu, kami kembali memiliki kendali atas permainan." 

"Babak kedua, kami memulai lagi dengan baik dan pada akhirnya kami pantas mendapatkan kemenangan," katanya.

Baca juga: Jadwal Persib vs Persebaya Rabu Pukul 20.45 WIB, Robert Albert Percepat Pemulihan Pemain

Baca juga: Arema FC Imbang Lawan Bali United, Eduardo Almeida: Pertandingan Berjalan Berat

Formasi 4-2-2-2

Manchester United menggunakan formasi baru saat pertama kali dipimpin sang pelatih interim, Ralf Rangnick.

Era baru Man United bersama Ralf Rangnick telah dimulai saat Setan Merah bersua Crystal Palace di Old Trafford, Minggu (5/12/2021).

Pada laga pekan ke-15 Liga Inggris 2021-2022 itu, Ralf Rangnick menerapkan formasi baru untuk Man United, yakni 4-2-2-2.

Scott McTominay dan Fred masih diandalkan sebagai gelandang tengah Man United. Kemudian, Bruno Fernandes dan Jadon Sancho menjadi pemain nomor 10.

Di lini depan, Cristiano Ronaldo berduet dengan Marcus Rashford untuk menggempur pertahanan Palace.

Hasilnya berbuah manis. Man United tampil begitu dominan sepanjang babak dengan pressing ketat ala Rangnick.

Terlepas dari sejumlah peluang yang tak dapat dimaksimalkan, Setan Merah sukses meraih tripoin berkat kemenangan 1-0.

Fred menjadi aktor protagonis kubu tuan rumah dengan gol placing dari luar kotak penalti pada menit ke-77.

Setelah pertandingan, Ralf Rangnick memberikan penjelasan soal formasi baru Man United.

Menurut dia, formasi 4-2-2-2 akan membuat fullback Man United yang diperankan Alex Telles dan Diogo Dalot akan tampil lebih ofensif.

Pelatih asal Jerman itu juga memberikan keterangan mengenai starting XI Setan Merah yang sama seperti saat melawan Arsenal.

"Bagi saya, logis untuk tidak mengubah terlalu banyak posisi atau terlalu banyak hal setelah menang melawan Arsenal," ujar Rangnick dikutip Manchester Evening News.

"Semua pemain dalam kondisi fit, tidak ada yang cedera, jadi saya mulai memainkan starting XI yang sama."

"Bagi saya, pertanyaannya adalah bagaimana kami mendapatkan tekanan pada bola, bagaimana kami mendapatkan kontrol?" 

"Jadi saya memutuskan untuk bermain 4-2-2-2 dengan dua striker, bukan Cristiano sendirian di depan, melainkan bersama dengan Marcus untuk menggunakan kecepatan pada bola."

"Pada saat yang sama, Bruno dan Jadon menempati dua posisi nomor 10 posisi, untuk pemain lain tetap dengan peran yang sama." 

"Kami memiliki cukup ruang dengan Bruno dan Jadon di posisi nomor 10 itu untuk dimainkan oleh fullback kami saat maju dan meminta bola di sayap."

"Jadi, mereka hampir bermain seperti bek sayap."

"Terutama pada babak pertama, Alex dan Diogo melakukan serangan dengan sangat baik dan itulah mengapa saya bermain 4-2-2-2."

"Saya adalah penggemar berat untuk setiap pemain yang tampil di posisi terbaiknya," ungkapnya.

Ralf Rangnick kemudian memberikan penjelasan soal tantangan dalam formasi 4-2-2-2.

"Posisi yang paling menantang dan menuntut dalam formasi itu adalah dua posisi nomor 10," tutur Rangnick.

"Namun, saya masih berpikir, terutama ketika Palace menguasai bola, Bruno dan Jadon melakukannya dengan baik."

"Peran itu sedikit baru, tetapi tidak terlalu baru karena tak mengubah banyak hal." 

"Perbedaannya adalah Jadon bermain sedikit lebih di dalam atau di luar, tetapi secara defensif mereka berdua melakukannya dengan baik," katanya.

Ralf Rangnick melakukan sejumlah perubahan pada babak kedua.

Pilihan pergantiannya adalah memasukkan pemain yang memiliki posisi sama dengan pemain yang ditarik keluar.

Mason Greenwood menggantikan Jadon Sancho, Anthony Elanga untuk Marcus Rashford, dan Donny van de Beek untuk Bruno Fernandes.

Rangnick mengatakan keputusan pergantiannya tersebut sudah tepat untuk memenangi laga.

"Kami ingin menang, mati-matian. Bagi saya, logis untuk memasukkan Mason pada posisi itu, lalu Anthony dan Donny untuk menggantikan Bruno," tambahnya.

"Pergantian itu berjalan dengan baik, kami mencetak gol dan pada akhirnya pantas menang."

"Mason melakukannya dengan sangat baik pada awal musim, saya pikir dia mencetak tiga atau empat gol dalam tiga pertandingan pertama."

"Dia adalah pemain lokal yang sangat berbakat dan saya ingin memberinya lebih banyak waktu bermain pada masa depan."

"Tapi, tentu saja, dia harus berjuang untuk waktu bermainnya dalam latihan. Bagus untuk memiliki dia di bangku cadangan dan memasukkannya ke lapangan," kata Rangnick.

.

.

.

sumber: kompas.com1, kompas.com2
Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved