Breaking News:

BATAM TERKINI

Menunggu Tersangka Kasus Pecah Kaca Mobil Ketua Dewan Pendidikan Batam, Rp 300 Juta Raib

Ketua Dewan Pendidikan Batam, Sudirman Dianto sebelumnya mencabut laporan polisi terkait raibnya uang Rp 300 juta dari mobilnya.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Kondisi mobil Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Sudirman Dianto, Selasa (21/9/2021). Uang Rp 300 juta diketahui raib dari kejahatan pecah kaca ini. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tiga bulan sudah kasus hilangnya uang Rp 300 juta dari mobil Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Sudirman Dianto bergulir tanpa adanya tersangka.

Meski Sudirman yang menjadi korban sudah mencabut laporannya pada Rabu (20/10/2021) lalu, namun penyidik Polsek Sekupang menegaskan jika proses hukum terkait kasus itu terus berlanjut.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam itu sebelumnya mengaku menjadi korban aksi pecah kaca hingga uang yang berada dalam mobil raib dilibas pelaku.

Kejadian itu terjadi pada Selasa (21/9) tak jauh dari kantor Dewan Pendidikan Kota Batam yang berada di Kecamatan Sekupang.

Uang itu menurut Sudirman merupakan uang investor asal Singapura untuk pembangunan Yayasan Pendidikan.

Baca juga: Sumber Uang Korban Pecah Kaca Milik Dewan Pendidikan Batam Diungkap Polisi, Ternyata Dari Singapura

Baca juga: KEJAHATAN PECAH KACA - Mobil Ketua Dewan Pendidikan Batam Dirusak, Uang Rp 300 Juta Raib

Belakangan, Sudirman Dianto mencabut laporan yangg sebelumnya ia buat ke Polsek Sekupang.

Ia mengaku telah ikhlas tentang peristiwa yang dialaminya.

Sudirman Dianto juga menganggap jika uang ratusan juta Rupiah yang raib itu ia jadikan sebagai sedekah bagi pelaku yang mengambilnya.

Ketua dewan pendidikan itu sudah beberapa kali menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan oleh penyidik Polsek Sekupang.

Bahkan saat dimintai keterangan, korban tampak terlihat bingung untuk menjawab apa yang telah dialaminya.

Saat penyidik mencecar sejumlah pertanyaan pun Sudirman Dianto tak menggubris.

Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Surya Wardana yang dikonfirmasi mengenai perkembangan kasus ini masih mendalami peristiwa yang dialami oleh Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam itu.

“Masih dalam penyelidikan. Meski korban sudah mencabut laporan polisinya. Tapi proses hukum terus berlanjut,” ujarnya Jumat (10/12/2021).

Baca juga: Preman Tanjung Priok Tantang Kapolri? Aksi Pecah Kaca Truk Marak Lagi, Lawan Instruksi Presiden!

Baca juga: Pemalak Sopir Truk Ancam Pecah Kaca Beraksi Dekat Kantor Polisi, Premanisme Bermodus Uang Parkir

BUKAN Pertama

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved