Breaking News:

KORUPSI DI BINTAN

Kepala Puskesmas Sei Lekop Dicekal ke Luar Negeri, Ini Kata Kepala Kejari Bintan

Kejari Bintan mengirimkan surat pencekalan terhadap Kepala Puskesmas Sei Lekop Zailendra Permana ke Imigrasi dan Kanwil Kemenkumham Kepri

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Kepala Puskesmas Sei Lekop Dicekal ke Luar Negeri, Ini Kata Kepala Kejari Bintan. Foto Kepala Kejari Bintan I Wayan Riana (tengah) 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Kepala Puskesmas Sei Lekop Bintan Zailendra Permana (ZP) dicekal ke luar negeri.

Sebelumnya, Zailendra telah ditetapkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi insentif tenaga kesehatan (nakes) covid-19.

Surat pencekalan terhadap Kepala Puskesmas Sei Lekop telah dikirim penyidik ke Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang dan Kanwil Kemenkumham Kepri.

Pencekalan dilakukan untuk mengantisipasi tersangka kabur ke luar negeri.

Pasalnya pasca ditetapkan jadi tersangka, Zailendra belum ditahan lantaran penyidik masih melakukan penyidikan lebih lanjut hingga saat ini.

"Surat pencekalan ke luar negeri untuk tersangka ZP sudah kita kirim pada tanggal 10 Desember 2021 ke Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang dan Kanwil Kemenkumham Kepri,” kata Kepala Kajari Bintan I Wayan Riana, baru-baru ini.

I Wayan melanjutkan, sejauh ini tersangka ZP kooperatif dalam setiap proses penyelidikan, hingga rangkaian penyidikan yang sedang berlangsung.

“Tersangka kami nilai kooperatif. ZP juga berinisiatif mengembalikan uang tunai Rp 100 juta dari total dugaan kerugian negara berjumlah Rp 400 juta,” terangnya.

Baca juga: Kepala Puskesmas Sei Lekop Kembalikan Uang Rp 100 Juta terkait Korupsi Insentif Nakes

Baca juga: Begini Kelanjutan Kasus Dugaan Korupsi Pencairan Insentif di Puskesmas Sei Lekop Bintan

Sebelumnya, penyidik menetapkan ZP sebagai tersangka karena diduga kuat telah melakukan tindak pidana yakni, berinisiatif sendiri mencairkan insentif Covid-19 untuk 28 nakesnya secara fiktif.

"Artinya tidak sesuai dengan mekanisme atau Standar Operasional Prosedur pencairan insentif nakes,” ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved