Breaking News:

Warga Sungai Lumpur Lingga Terpaksa Iuran Perbaiki Jalan Rusak, Ini Penyebabnya

Minim perhatian pemerintah, warga RT 01/RW 05 Kelurahan Sungai Lumpur Lingga perbaiki sendiri jalan rusak di tempatnya. Dana dari swadaya masyarakat

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Warga di Kelurahan Sungai Lumpur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri perbaiki sendiri jalan rusak, Senin (13/12/2021). Dana untuk membeli bahan-bahannya berasal dari dana swadaya masyarakat 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Warga di RT 01/RW 05, Kelurahan Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Lingga, kompak memperbaiki jalan rusak di wilayah mereka.

Pasalnya, jalan setapak di kawasan itu minim mendapat perhatian dari pemerintah.

Sudah beberapa kali warga mengajukan perbaikan jalan rusak ke pemerintah. Namun perbaikan tak juga terealisasi.

Alhasil, warga berinisiatif memperbaiki jalan rusak menggunakan dana swadaya masyarakat.

“Dijanjikannya jalan kami ini diperbaiki tahun 2021. Namun hingga penghujung tahun tak kunjung diperbaiki,” kata Ketua RW 05 Kelurahan Sungai Lumpur, Hairel Anwar, Senin (13/12/2021).

Ia dan pihak RT berinisiatif memungut iuran dari masyarakat untuk merehab jalan rusak.

Dari uang yang dikumpulkan itu, bisa dibeli 19 sak semen. Semen itulah yang mereka pakai untuk semenisasi jalan rusak di RT 01 Kelurahan Sungai lumpur.

Di sisi lain, Hairel kecewa, perbaikan jalan rusak di wilayahnya tidak pernah terealisasi jika dibandingkan di RT lainnya.

Baca juga: Pernah Makan Korban Jiwa, Warga Minta Jalan Rusak di Sagulung Batam Ini Diperbaiki

Baca juga: Camat Singkep Barat Tutup Jalan Rusak di Lingga Pakai Pasir, Tak Ada Anggaran

“Jangan kami ini dianaktirikan. Kalau memang ada dana untuk kami bangun jalan itu lalu tidak jadi, kemana dana tersebut dialihkan?,” tanyanya.

Hairel menuturkan, pihaknya tidak berharap banyak kepada pemerintah. Namun saat ini untuk menyelesaikan jalan rusak itu, pihaknya masih memerlukan kurang lebih 20 sak semen lagi.

“Alhamdulilah 100 lebih meter sudah selesai dikerjakan. Kami kekurangan 20 sak semen lagi untuk menyelesaikannya,” ucapnya.

(TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved