Breaking News:

Kejari Karimun Tangani Tiga Kasus Korupsi Sepanjang 2021, Satu sudah di Meja Hijau

Di antara kasus korupsi yang ditangani Kejari Karimun pada 2021, yakni kasus korupsi SPPD fiktif di DPRD Karimun tahun 2020

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksanaan Negeri Karimun atau Kasipidsus Kejari Karimun, Tiyan Andesta 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Kejaksaan Negeri Kabupaten Karimun menangani tiga kasus tindak pidana korupsi sepanjang tahun 2021.

Pertama, kasus tindak pidana korupsi SPPD fiktif di DPRD Karimun tahun 2020.

Kedua, perkara penyimpangan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2020 di Tanjung Pelanduk, Kecamatan Moro.

Ketiga, kasus korupsi pengelolaan dan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat tahun 2020.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Karimun, Tiyan Andesta mengatakan, dua dari tiga kasus korupsi tersebut masih ditangani penyidik.

Kecuali kasus korupsi APBDes Tanjung Pelanduk yang telah masuk tahap persidangan.

"Satu sudah disidangkan, dan dua lainnya masih tahap pemberkasan guna pelimpahan. Tahun ini, total ada 3 perkara," ucap Tiyan.

Baca juga: Cegah Korupsi, Rudi Ajak Warga Batam Ikut Awasi Kinerja Pegawai Pemko dan BP Batam

Baca juga: Kepala Puskesmas Sei Lekop Kembalikan Uang Rp 100 Juta terkait Korupsi Insentif Nakes

Ia menambahkan, dua kasus yang masih dalam tahap penyidikan tersebut sedang dilengkapi oleh penyidik dan ditargetkan akhir tahun akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang.

"Akhir tahun ini sudah akan kita limpahkan ke Tipikor Tanjungpinang," tambahnya.

Diketahui, dalam kasus dugaan korupsi SPPD fiktif di DPRD Karimun, penyidik telah menetapkan HH, eks Mantan Bendahara DPRD Karimun sebagai tersangka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved