Breaking News:

KEPRI TERKINI

Peringatan Hari Ibu Tingkat Kepri, Gubernur Ansar Serukan Kesetaraan Gender

Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat peringatan Hari Ibu menyebut, perjuangan kaum perempuan wujudkan kesetaraan dan keadilan gender belum selesai

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad didampingi Ketua TP-PKK Kepri, Dewi Kumalasari foto bersama saat Peringatan Hari Ibu Tingkat Provinsi, di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (21/12/2021). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Puncak peringatan Hari Ibu Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2021, digelar dengan berbagai macam kegiatan di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (21/12/2021).

Peringatan Hari Ibu kali ini juga disejalankan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan ke-22 tahun.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad didampingi Ketua TP-PKK Kepri, Dewi Kumalasari menghadiri secara langsung kegiatan tersebut.

Menyambut Hari Ibu, Ansar mengatakan perjuangan kaum perempuan saat ini adalah mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.

Pembangunan gender memang masih menyisakan berbagai permasalahan, antara lain masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI), tingginya Angka Kematian Bayi (AKB), rendahnya tingkat pendidikan perempuan, rendahnya partisipasi angkatan kerja perempuan, rendahnya keterlibatan perempuan di politik, serta perempuan menjadi korban kekerasan dan tindakan diskriminasi lainnya.

"Perempuan harus berani menyuarakan tindakan diskriminasi yang dialami. Agar semuanya mendapat keadilan dan dalam memperoleh kesejahteraan tidak ada satu pun yang terlewatkan," ujar Ansar.

Untuk mengukur keberhasilan pembangunan di bidang pemberdayaan perempuan dapat dilihat dari nilai Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG).

Saat ini, IPG Provinsi Kepri sebesar 93,31 poin berada di atas angka nasional sebesar 91,06 poin.

Baca juga: Momen Lansia Antusias Ikut Fashion Show Saat Hari Ibu 2021

Baca juga: Jelang Hari Ibu 2021, Suami Ikut Lomba Masak Buat Istri Bikin Warga Heboh

Namun pembangunan gender ini belum diiringi dengan pemberdayaan gender. dimana IDG Provinsi Kepri sebesar 62,02 poin berada di bawah angka nasional sebesar 75,57 poin.

"Hal ini disebabkan rendahnya keterlibatan perempuan di legislatif. Kondisi ini menjadi tantangan untuk lebih meningkatkan pemberdayaan gender di masa yang akan datang," imbuh Ansar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved