Breaking News:

NATUNA TERKINI

Bupati Natuna Datangi Kemenhub, Curhat Kondisi Pelabuhan ke Dirjen Hubla

Bupati Natuna curhat mengenai kondisi pelabuhan di daerahnya ke Dirjen Hubla Kemenhub RI.

TribunBatam.id/Istimewa/Dokumentasi Pemkab Natuna
Bupati Natuna Wan Siswandi bersama rombongan mengunjungi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) di Jakarta, Selasa, (21/12/2021). 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Bupati Natuna Wan Siswandi datang ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) menjadi prioritasnya pada Selasa (21/12/2021).

Wan Siswandi tak sendirian. Ia didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Allazi dan Kepala Dinas Periundustrian Perdagangan dan Koperasi, Agus Supardi.

Bupati mengawali pertemuan dan koordinasi itu dengan potensi dan kondisi Natuna secara umum.

Tapi itu bukan salah satu agenda utamanya.

Kondisi pelabuhan tempatnya memimpin menjadi poin pentingnya.

Baca juga: Ini Aturan Baru Penumpang Kapal Laut yang Dikeluarkan Kemenhub Untuk Menyambut Nataru

Baca juga: Polemik Labuh Jangkar, Onward: Jadi Bancakan Oknum Kemenhub Karena Banyak Duit di Sana

Bupati Natuna menyampaikan kondisi pelabuhan yang perlu mendapat perhatian khusus untuk perbaikannya.

"Pelabuhan Midai dan Pelabuhan Serasan yang vinder (karetnya) sudah rusak dan lepas. Kelengkapan rambu laut atau sarana bantu navigasi pelayaran (SBNP) guna menunjang pelayaran dan keselamatan pelayaran perlu dilakukan perbaikan," kata Wan Siswandi.

Kabag Perencanaan Ditjen Hubla Kemenhub RI, Ciptadi yang menemui rombongan Pemkab Natuna menyarankan agar mengajukan apa yang dibutuhkan untuk daerah Natuna.

Dalam kesempatan itu, pejabat Ditjen Hubla mengungkapkan untuk pelabuhan Midai dan Serasan vinder (karet) akan segera diganti untuk tahun 2022 dan untuk perbaikan serta peningkatan beberapa pelabuhan akan segera disurvei dan dilaksanakan kajian terlebih dahulu.

"Silahkan Pemkab Natuna masukkan usulan berkenaan dengan apa yang menjadi kebutuhan di Natuna. Pengajuan yang masuk tahun 2022 akan dikerjakan di tahun 2023 nanti," ucap Ciptadi.

Baca juga: Ketua Komisi III DPRD Dampingi Bupati Natuna Ke Jakarta Tuntaskan RTRW

Baca juga: Perjalanan Darat 250 Km Wajib PCR/Antigen Dicabut, Berikut Revisi Kemenhub

Ciptadi juga mengarahkan Pemkab Natuna agar melaksanakan koordinasi bersama KUPP Tarempa dan Provinsi Kepri untuk berkenaan dengan usulan yang akan disampaikan nantinnya.(TribunBatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Natuna

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved