Breaking News:

BATAM TERKINI

REKRUT Korban Lewat Facebook dan TikTok, 2 Wanita Penyelundup PMI Dibekuk Polisi Batam

Dua pelaku penyelundupan PMI atau TKI ilegal di Batam dibekuk polisi. Kedua wanita itu merekrut calon korbannya lewat Facebook dan TikTok.

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Eko Setiawan
Dua pelaku penyelundupan PMI atau TKI ilegal di Batam dibekuk polisi. Kedua wanita itu merekrut calon korbannya lewat Facebook dan TikTok. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Kota Batam sepertinya menjadi bisnis yang sangat menjanjikan.

Terbukti walaupun banyak yang sudah ditangkap oleh Polisi namun penyelundupan TKI ilegal ini masih terus terjadi di Kota Batam.

Dalam ekspose perkara yang dilakukan Satreskrim Polresta Barelang, Selasa (28/11/2021) diketahui ada dua orang yang ditangkap oleh Polisi.

Mereka yakni Susilawati Sudiana (38) dan Dila Nur Adilah.

Merekapun mempunyai peran masing-masing dalam melakukan penyelundupan PMI Ilegal ke Singapura.

Bahkan mereka merekrut PMI dari Facebook bahkan TikTok.

"Dila bekerja sebagai perekrut dengan mencari sasaran di media sosial. Kemudian mengarahkan ke Batan dan menjaga penampungan," sebut Wakasat Reskrim Polresta Barelang AKP Efendi.

Sementara itu, Susilawati Sudiana bekerja sebagai fasilitator keberangkatan PMI dari Batam ke Luar negeri melalui pelabuhan Harbour Bay Batam.

Baca juga: SEMPAT Sepi Jelang Natal, Pasar Tos 3000 Batam Kini Ramai Lagi

Baca juga: TIAP Hari Ada Jadwal Vaksinasi Anak Usia 6 hingga 11 Tahun di Batam, Berhenti Jika Vaksin Habis

Awalnya, kedua pelaku mengaku memberangkatkan PMI ke Singapura melalui jalur resmi.

Namun ada satu berkas yang belum lengkap untuk PMI ini bekerja di Singapura.

Karena ketidaktahuan calon PMI, merekapun berangkat hanya dengan menggunakan paspor turis ke Singapura.

Kanit PPA Polresta Barelang Iptu Dwi Dea Anggraini mengatakan, berkas yang sangat penting untuk keberangkatan sebagai pekerja di Luar Negeri adalah E-KTKLN yang dikeluarkan oleh BP2MI.

Namun oleh dua orang tekong atau pengurus PMI selama ini itu diabaikan.

"Memang jika sudah ada berkas E-KTKLN orang bisa berangkat secara mandiri. Tetapi berkas itu selalu diabaikan mereka," sebutnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved