Breaking News:

HUMAN INTEREST

Sosok Berjasa Tudong Manto Lingga, Syarifah Berjuang Hingga Diakui Kemenkumham

Kerajinan Tudong Manto khas Lingga begitu membekas bagi Syarifah Faridah. Ia masih ingat benar bagaimana memperjuangkan kain itu. Bagaimana ceritanya?

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Febriyuanda
Tokoh wanita Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Syarifah Faridah yang membesarkan nama Tudong Manto. Fotonya saat mengenakan Tudung Manto buatannya. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Syarifah Faridah terlihat fasih menjelaskan Tudong Manto.

Wanita kelahiran 1952 ini masih ingat bagaimana ia membuat kerajinan Tudong Manto hingga menjadi hak milik kabupaten secara hukum.

Kain berbentuk selendang ini banyak digunakan pada bagian kepala oleh kaum wanita.

Kerajinan ini pun sah menjadi hak milik Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri secara hukum.

Hal ini setelah Pemerintah Kabupaten Lingga menerima penghargaan dari Kemenkum HAM berupa Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal beberapa waktu lalu.

Penghargaan Tudong Manto sendiri dalam bentuk Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal Pengetahuan Tradisional.

Baca juga: Istri Bupati Lingga Lirik Tudung Manto Hingga Batik Lingga, Garap Potensi UMKM

Baca juga: Melihat Warisan Budaya Melayu Tudung Manto, Kemenkumham Mengakui Haknya

Penghargaan tersebut diberikan terkait Hak Cipta dalam rangka perlindungan Pengetahuan Tradisonal berdasarkan Undang-undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Syarifah Faridah yang dikenal penggiat kerajinan khas Melayu Lingga sejak dulu mendapat penghargaan dari Pemkab Lingga.

Karena telah membesarkan nama Tudong Manto pada HUT Lingga ke-18 pada November 2021.

Wanita 69 itu pun mengungkapkan ucapan terima kasihnya atas pemberian penghargaan itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved