Kamis, 23 April 2026

LIGA ITALIA

Transfer AC Milan - Sven Botman Andalan Untuk Bek Tengah, Marseille Siap Lepas Boubacar Kamara

Transfer AC Milan di bursa transfer Januari- Incar Sven Botman Untuk posisi Bek Tengah, Marseille siap lepas incaran AC milan Boubacar Kamara

Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
twitter/losclive
Sven Botman, pemain LOSC Lille yang diminati Manchester City 

MILAN, TRIBUNBATAM.id - AC Milan bersiap untuk belanja pemain di bursa transfer Januari 2022.

AC Milan membutuhkan tambahan tenaga untuk menghadapi persaingan papan atas Serie A Liga Italia 2021-2022.

Selain itu, Rosonerri juga akan ditinggal sejumlah pemain dari Afrika, utamanya Franck Kessie untuk Piala Afrika 2022.

Selain itu, Simon Kjaer juga tidak bisa dimainkan karena cedera yang membuat dia akan absen dalam waktu lama.

Saat jendela transfer musim dingin dibuka, AC Milan dikabarkan tengah menimang-timang sejumlah pemain.

Satu di antaranya yang erat dikatkan dengan skuad asuhan Stefano Pioli adalah bek tengah asal Belanda, Sven Botman.

AC Milan dikaitkan dengan bek tengah Lille Sven Botman, bek Belanda yang masih berusia 21 tahun.

Baca juga: Tembus Final Piala AFF, Bos Arema FC Beri Bonus Pemain Timnas, Pemerintah? Ini Kata Menpora

Baca juga: Profil 4 Pemain Naturalisasi Thailand yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia di Final Piala AFF

Siapa Sven Botman?

Botman adalah produk dari sistem pemain muda Ajax, bergabung dengan klub pada usia 9 tahun.

Dia menghabiskan 11 tahun di sistem pemain muda sebelum membuat 28 penampilan liga untuk Jong Ajax.

Setelah musim pinjaman yang mengesankan dengan SC Heerenveen di musim 2019/20.

Ia bergabung dengan klub Ligue 1 Lille dalam kesepakatan senilai sekitar € 8-9 juta pada musim panas 2020.

Di musim pertamanya bersama Lille, bek tengah Belanda itu membuat 47 penampilan di semua kompetisi.

Mulai dari semua kecuali satu pertandingan liga musim itu saat tim tersebut memenangkan Ligue 1 untuk pertama kalinya dalam satu dekade.

Dia adalah bagian penting dari skuad dan konsisten di belakang, mengesankan untuk bek muda.

Baca juga: Bahagianya Raffi Ahmad, Rans CFC Promosi ke Liga 1: Mau Nangis, Terharu, Campur Aduk

Baca juga: Final Piala AFF Indonesia vs Thailand, Mano Polking: Lawan Indonesia Akan Sulit Seperti Vietnam

Musim ini Botman tetap menjadi pemain yang konsisten, menjadi salah satu dari sedikit titik terang dalam skuad Lille yang lamban.

Dia melewatkan enam pertandingan awal kampanye ini karena cedera pangkal paha tetapi sekarang tampaknya kembali ke kebugaran penuh.

Bek Belanda berusia 21 tahun itu bagus dengan bola di kakinya; musim ini ia memiliki rata-rata 65,66 operan per 90 menit, dengan 87,8% di antaranya diselesaikan.

Dia juga memiliki rata-rata 4,03 operan progresif per 90, memainkan peran penting saat tim bermain dari belakang.

Pemain juga baik dalam memblokir dan membersihkan bola, meskipun tekel dan kemampuannya untuk memberikan tekanan keduanya meninggalkan sedikit yang diinginkan.

Botman bekerja dengan baik dengan bek tengah yang kuat dan fisik, membuatnya lebih fokus bermain dengan bola.

Dia juga disiplin, hanya mendapatkan dua kartu kuning di Ligue 1 musim lalu dan satu kartu kuning sejauh ini.

Baca juga: Final Piala AFF Indonesia Lawan Thailand Ingatkan Alfred Riedl, Rela Tinggalkan Istri Operasi

Baca juga: Final Piala AFF Indonesia vs Thailand, Shin Tae-yong: Saya Ingin Juara

Marseille Siap Lepas Boubacar Kamara

Olympique Marseille dikabarkan siap melepas gelandang berbakatnya yang selama ini dikaitkan dengan AC Milan Boubacar Kamara.

Kontrak pemain Prancis berusia 22 tahun itu akan berakhir dengan tim Ligue 1 pada Juni tahun 2022.

Boubacar Kamara menolak atau tidak bersedia menandatangani perpanjangan kontrak.

Presiden Lille Pablo Longoria akhirnya memutuskan sekarang adalah waktu yang tepat untuk melepas sang pemain.

Dilansir Calciomercato.com, AC Milan telah mengikuti Kamara dan diharapkan bergerak untuk pemain berusia 22 tahun dalam beberapa pekan mendatang.

Gelandang Prancis ini akan sangat berguna pada bulan Januari ketika Rossoneri dipaksa untuk menyerahkan Franck Kessie dan Ismaël Bennacer untuk Piala Afrika.

Fleksibilitas taktis Kamara berarti bahwa ia juga dapat digunakan sebagai stop gap jangka pendek untuk yang cedera. Simon Kjaer.

Milan harus melawan persaingan dari Liga Premier, bagaimanapun, dengan Newcastle United dan Manchester United sama-sama ingin mengamankan tanda tangan pemain Prancis itu.

( tribunbatam.id/son )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved