Breaking News:

NATUNA TERKINI

Belum Diresmikan, Mesin Kompresor AC di Gedung Museum Kebudayaan Natuna Hilang

Sejumlah mesin kompresor AC di gedung Kebudayaan Kabupaten atau Museum hilang. Padahal, gedung itu belum diresmikan.

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/MUHAMMAD ILHAM
Tampak mesin Air Conditioner (AC) bagian outdoor yang berada di belakang gedung hilang. Hanya terlihat kerangka saja, namun kompresor (bagian mesin AC di outdoor) raib, Jumat (31/12/2021). 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah kalangan menyayangkan kondisi gedung Kebudayaan Kabupaten Natuna (museum) yang tak dijaga aparat sehingga sangat rentan kehilangan barang. 

Terbaru, beredar kabar di tengah masyarakat sejumlah mesin Air Conditioner (AC) yang sudah terpasang di gedung itu lenyap diambil orang yang tak bertanggung jawab.

Berdasarkan pantauan TRIBUNBATAM.id, tampak mesin AC bagian outdoor yang berada di belakang gedung hilang.

Hanya terlihat kerangka saja, namun kompresor (bagian mesin AC di outdoor) raib entah ke mana.

Selain sejumlah mesin AC hilang terdapat juga beberapa unit AC mengalami kerusakan, lantaran tidak adanya kegiatan pemeliharaan sejak mesin pendingin ruangan itu dipasang pada tahun 2020 lalu.

Dika, salah satu warga Ranai mengaku prihatin dengan kondisi gedung seperti itu.

"Sayang juga ya bang, soalnya belum juga diresmikan tapi sudah banyak yang rusak dan bahkan mesin AC nya banyak yang hilang," kata Dika kepada Tribunbatam.id, di depan Gedung Kebudayaan Kabupaten Natuna (Museum), di Komplek Natuna Gerbang Utaraku, Jumat (31/12/2021).

Kondisi di atas juga dibenarkan oleh Kabid Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Hadisun.

Baca juga: Pasar Modal Indonesia Didominasi Investor Muda Berusia di Bawah 30 Tahun

Baca juga: KRONOLOGI Tewasnya Petugas PLN Rayon Tanjungbatu Akibat Tersenggat Listrik saat Bekerja

"Ya betul, ada beberapa yang hilang juga beberapa mengalami kerusakan, tapi jumlahnya saya tidak tahu pasti," katanya Hadisun.

Menurutnya, peristiwa semacam ini menjadi rawan terjadi di area gedung kebudayaan lantaran pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan selaku penanggung jawab pembangunan itu tidak menyiapkan sistem pengamanan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved