Breaking News:

INFO CUACA

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Pulau Bintan Selama 3 Hari

BMKG memprediksi cuaca di wilayah Pulau Bintan tiga hari ke depan dari tanggal 3-5 Januari 2022. Waspada hujan lebat dapat disertai angin kencang

DOK TRIBUNWOW
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Pulau Bintan Selama 3 Hari. Foto ilustrasi Info Cuaca Hari Ini 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.

Analisis dinamika, suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 01 Januari 2022 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 28 - 29°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat negatif yang bernilai antara (1.0) s.d. 2.5°C.

Indeks ENSO terupdate masih bernilai -0.74 dan dalam kondisi La Nina lemah, sehingga secara umum dapat memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia, termasuk wilayah Kepulauan Riau. Diprakirakan kondisi La Nina Lemah – Moderat akan berlangsung hingga Mei - Juni - Juli 2022.

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.16 dalam kondisi netral. Diprakirakan kondisi cenderung netral hingga Juni 2022. Kondisi tersebut untuk saat ini tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia termasuk wilayah Kepulauan Riau," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Miranda Puteri P, Senin, (3/1/2022)

Ia menyebutkan, analisis per tanggal 1 Januari 2022 menunjukkan MJO berada dalam kondisi aktif di fase 7. Kondisi tersebut tidak memberikan pengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif di Indonesia terutama di wilayah Kep. Riau.

"Aliran massa udara di wilayah Indonesia pada dasarian III Desember 2021 berasal dari Angin Monsun Asia yang aktif dimana massa udara dari Samudera Pasifik memasuki wilayah Indonesia khususnya di utara garis ekuator, kemudian semakin menguat dengan massa udara berasal dari Samudera Hindia hingga dasarian I Januari 2022. Pola siklonal diprediksi terjadi di utara Sumatera dan utara Kalimantan bagian barat. Kondisi ini mendukung pembentukan awan hujan di wilayah sekitar ekuator, khususnya Pulau Bintan," terangnya.

Untuk prakiraan kelembapan udara lanjutnya, relatif (relative humidity) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya dasarian I hingga III Januari 2022 untuk lapisan permukaan, 850, dan 700 mb diperkirakan di atas 80 - 90 %. Kondisi tersebut mengindikasikan cukupnya ketersediaan pasokan uap air di wilayah Pulau Bintan yang dapat mendukung pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Baca juga: Info Cuaca Kepri Besok, BMKG Minta 2 Daerah Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi

Baca juga: WARNING BMKG! Warga Lingga Diminta Waspadai Potensi Banjir Besok 3 Januari 2022

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (IOD, dan MJO) kurang berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat terutama wilayah Tanjungpinang, Bintan dan sekitarnya. Sedangkan ENSO yang berada dalam kondisi La Nina Lemah masih cukup berpengaruh terhadap aktivitas konvektif di wilayah Indonesia termasuk wilayah Bintan dan Tanjungpinang.

Nilai SST yang hangat dapat meningkatkan pasokan uap air ke atmosfer yang mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif signifikan di wilayah Pulau Bintan. Fenomena cuaca skala lokal berupa adanya belokan angin (shearline) dan pertemuan massa udara (konvergensi) serta adanya pusaran siklonik masih dominan terjadi di sekitar Pulau Bintan dan sekitarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved