Breaking News:

Jaksa Cek Aset Lahan BUMD Bintan Seluas 1,5 Hektare yang Terlantar Puluhan Tahun

Kejari Bintan bersama pihak BUMD Bintan, PT BIS mengecek lahan seluas 1,5 hektare milik pemerintah yang terbiar selama puluhan tahun

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Suasana saat Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan bersama pihak BUMD Bintan, PT Bintan Inti Sukses (BIS) mengecek aset lahan di Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari,Kota Tanjungpinang, Selasa (4/1/2022) 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan bersama pihak BUMD Bintan, PT Bintan Inti Sukses (BIS) mengecek aset lahan di Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Selasa (4/1/2022).

Jaksa dari Kejari Bintan turun karena mengetahui adanya aset lahan BUMD Bintan yang terlantar puluhan tahun tanpa diketahui jelas lokasi pastinya.

Saat dicek ke lokasi, ternyata lahan yang berbatasan langsung dengan aliran sungai itu sudah ditempati beberapa warga dengan membangun rumah semi permanen.

Komisaris PT BIS, Hafizar membenarkan, jika lahan seluas 15.000 meter persegi atau 1,5 Hektare yang pihaknya miliki terbiar selama puluhan tahun.

Soal itu, ia akan melapor ke pimpinannya terkait tindak lanjutnya.

“Saya baru menjabat sebulan. Nah soal aset ini akan kami data dan akan kami sampaikan ke pimpinan untuk pengelolaan lebih lanjut," terangnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan surat yang dimiliki, lahan tersebut memang masih milik PT BIS dan tidak ada pengalihan ke pihak lain.

Baca juga: Jaksa di Kepri Sidik 21 Perkara Korupsi Sepanjang 2021, Kasus Ferdy Yohanes Menonjol

Baca juga: Kasus Korupsi PT BIS, Kejari Bintan Terima Pengembalian Kerugian Negara Rp 700 Juta

"Hanya saja ada beberapa bangunan yang menumpang di atas lahan tersebut,"jelasnya.

Sementara itu, Kajari Bintan, I Wayan Riana menjelaskan, terkait lahan tersebut, warga sekitar hanya menempati dan tidak ada perpindahan aset. Dalam hal ini, pihaknya belum menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi.

“Saat melakukan pengecekan lahan dan pengecekan surat-surat kepemilikan lahan, belum ada ditemukan dugaan pidana korupsi di dalamnya,” ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved