Breaking News:

CORONA KEPRI

Kepulangan PMI Tambah Deretan Kasus Baru Covid-19 di Kepri, Gubernur Klarifikasi Data BNPB

Gubernur Kepri Ansar Ahmad sebut, penambahan kasus baru covid-19 dari data BNPB memang terjadi di Kepri. Namun bukan dari warga Kepri, tapi PMI

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
ISTIMEWA
Kepulangan PMI Tambah Deretan Kasus Baru Covid-19 di Kepri, Gubernur Klarifikasi Data BNPB. Foto Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepri Ansar Ahmad memberikan klarifikasi terkait data kasus baru covid-19 di Kepri pada awal tahun 2022.

Hal ini menanggapi pernyataan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui chanel YouTube nya, bahwa kasus covid-19 di Kepri mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Berawal dari 2 kasus, kemudian naik menjadi 93 kasus. Lanjut lagi menjadi 140 kasus dan terakhir sampai 168 kasus.

Alhasil kasus covid-19 di Kepri menjadi tertinggi ke-2 di Indonesia, berada di bawah DKI Jakarta yang mencapai 526 kasus.

Gubernur menyampaikan, data kasus baru covid-19 yang disampaikan BNPB memang terjadi di Kepri.

Namun disampaikan, yang tertular bukan masyarakat Kepri. Melainkan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke tanah air dan melalui jalur yang ada di Kepri, baik Batam, Tanjungpinang maupun Karimun.

“Seharusnya hal seperti ini tidak terjadi lagi. Harus sudah dipisahkan antara data masyarakat Kepri dan data PMI yang tertular covid-19," kata Ansar, Kamis (6/1/2022).

Ia menyampaikan, pada akhir Desember lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI terkait data PMI yang pulang dan pergi melalui jalur Kepri dan dinyatakan terkonfirmasi virus Covid-19.

"Kita sudah meminta kepada Pemerintah Pusat agar ada pemisahan data antara PMI dan data masyarakat Kepri,” katanya.

Baca juga: Gubernur Kepri Minta Pelaku Penyelundupan PMI Ilegal yang Tewaskan Puluhan Orang Dihukum Berat

Baca juga: Gubernur Kepri Bentuk Cabang Dinas Pendidikan di 5 Kabupaten

Menanggapi data BNPB tersebut, Ansar yakin jika yang dibacakan merupakan kasus yang menimpa para PMI, dan bukan kasus yang menimpa masyarakat Kepri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved