Breaking News:

Jemput Bola Rekam e-KTP, Disdukcapil Lingga Datangi Sekolah Sasar Siswa SMA

Plt Kepala Disdukcapil Lingga Abdul Rani menargetkan sepanjang tahun ini pihaknya akan jemput bola dalam perekaman e-KTP. Termasuk datang ke sekolah

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Pelajar SMAN 1 Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri saat melakukan perekaman E-KTP beberapa waktu lalu 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lingga jemput bola dalam perekaman e-KTP pada 2022.

Plt Kepala Disdukcapil Lingga Abdul Rani mengatakan, pihaknya akan terus melakukan upaya jemput bola untuk perekaman e-KTP di tahun ini.

“1.480 lembar KTP tersebut merupakan hasil upaya jemput bola, dengan sasaran siswa sekolah usia 16 tahun lebih yang akan memasuki usia 17 tahun,” kata Rani ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/1/2022).

Ia menjelaskan, bahwa pada tahun sebelumnya Disdukcapil Lingga fokus dengan sasaran warga di SMA dan SMK di daratan Pulau Singkep.

“Setelah perekaman di wilayah daratan Singkep selesai, maka di 2022 ini kita akan menyasar sekolah SMA dan SMK di wilayah Pulau Lingga dan beberapa pulau lainnya,” jelasnya.

Salah satunya perekaman e-KTP menyasar di SMA Negeri 1 Singkep, beberapa waktu lalu.

Pihaknya mengungkapkan, tujuan jemput bola ini untuk memudahkan pelajar yang telah berusia 17 tahun untuk bisa memiliki KTP.

Baca juga: Lingga 2 Bulan Lebih Nol Kasus Aktif Corona, Karimun Kejar Zona Hijau Covid-19

Baca juga: Talam Sehidang di Lingga, Hidupkan Budaya Masyarakat Melayu Tempo Dulu Dari Makan Bersama

Untuk diketahui, di tahun 2021 lalu jumlah penduduk luar yang datang dan mengajukan KTP di Lingga sebanyak 1.180 jiwa.

Sementara penduduk Lingga yang mengajukan pindah keluar Lingga sebanyak 1.563 jiwa.

"Rata-rata dari mereka yang datang ke Lingga merupakan pekerja sebagai PNS, yang keluar Lingga merupakan para pekerja swasta," jelas Rani.

Sementara itu Kepala SMAN 1 Singkep, Hazirun menyebutkan, dari pendataan usia 16 hingga 17 tahun di sekolahnya berjumlah lebih dari 200 pelajar.

"Tapi setelah kita data tadi, ada yang sudah berusia 17 tahun dan dia sudah memiliki KTP," ungkapnya.

Ia juga berterima kasih kepada pihak Disdukcapil, yang datang ke sekolahnya dan mempermudah para pelajar untuk memiliki KTP. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google 

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved