Breaking News:

CORONA KEPRI

200 Orang Dari 1.000 Pekerja Migran yang Masuk ke Batam Tahun 2022 Terpapar Covid-19

dr Anggita sebut, dari 1.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di Rusun Tanjunguncang Batam, 200 orang di antaranya positif Covid-19

Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang
200 Orang Dari 1.000 Pekerja Migran yang Masuk ke Batam Tahun 2022 Terpapar Covid-19. Foto lokasi penampungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Rusun Batamec Tanjunguncang 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Hingga delapan hari di tahun 2022, setidaknya ada 1.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan dari Malaysia melalui Pelabuhan Batam.

Ribuan PMI tersebut saat ini masih menjalani karantina di tiga Rumah Susun (Rusun) yang disediakan oleh Pemerintah Kota Batam.

Yakni di Rusun Batamec, Rusun Putra Jaya dan Rusun BP Batam di Tanjunguncang.

Petugas medis yang menangani PMI di Rusun Tanjunguncang, dr Anggita menjelaskan, dari 1.000 PMI itu ada 200 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Mereka saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang.

"Saat ini PMI yang menjalani karantina di Rusun sebanyak 723 orang," kata Anggita.

Dia menjelaskan hampir setiap hari pemulangan PMI dilaksanakan.

"Jika dirata-ratakan per harinya, PMI yang tiba di Batam ada 150 sampai 200 orang," kata Anggita.

Baca juga: BTKLPP Batam Belum Temukan Varian Baru Covid Omicron di Kepri, Masih Alpha dan Delta

Baca juga: Wakil Wali Kota Batam Optimistis Pemulihan Ekonomi Tahun 2022 Akibat Covid Lebih Baik

Sementara untuk kondisi PMI yang menjalani karantina di Tanjunguncang, kondisinya sehat.

"Kita selalu memantau kondisi PMI. Jika ada keluhan kita langsung melakukan pemeriksaan," kata Anggita.

Sekadar informasi, untuk masa karantina saat ini masih mengacu pada aturan lama.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved