Breaking News:

Presiden Jokowi Cabut Izin Jutaan Hektare Lahan Tak Produktif Termasuk di Lingga

Ada 2 izin konsesi kawasan hutan di Lingga yang dicabut Presiden Jokowi, bersamaan ribuan izin lainnya. Itu dari perusahaan SPP dan CSA

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Tribunnews/Republika
Presiden Jokowi Cabut Izin Jutaan Hektare Lahan Tak Produktif Termasuk di Lingga. Foto Presiden Jokowi 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Presiden Joko Widodo mengumumkan pencabutan ribuan izin penguasaan lahan belum lama ini.

Hal itu mulai dari Izin Usaha Pertambangan (IUP), Izin Konsesi Kawasan Hutan, hingga Hak Guna Usaha (HGU). Luasnya mencapai jutaan hektare.

Pencabutan izin dan pemanfaatan lahan telantar oleh badan hukum itu dilakukan dalam rangka perbaikan tata kelola sumber daya alam. Sehingga dapat memberikan pemerataan, transparan, dan adil bagi masyarakat Indonesia.

"Izin-izin yang tidak dijalankan, yang tidak produktif, yang dialihkan ke pihak lain, serta yang tidak sesuai dengan peruntukan dan peraturan, kita cabut," ujar Jokowi dalam keterangan pers di Istana Bogor, Kamis (6/1/2022) dilansir dari Kontan.co.id.

Dari ribuan izin yang dicabut itu, ada yang berlokasi di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).  

Itu seperti tertera dalam Lampiran II dan III Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.01/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2022 Tentang Pencabutan Izin Konsesi Kawasan Hutan.

Terdapat dua izin konsesi kawasan hutan di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri yang dicabut.

Mendapati kabar tersebut, Bupati Lingga Muhammad Nizar segera menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Jokowi.

Baca juga: Kebakaran Lahan: 223,5 Hektare Lahan Terbakar Selama 2021 di UPT Damkar Tanjunguban Bintan

Baca juga: BP Batam Mulai Data Lahan Terlantar, Sudah Dialokasikan Tapi tak Kunjung Dibangun

"Karena dengan demikian, sudah jelas status atas permasalahan yang selama ini berlarut-larut di Kabupaten Lingga," kata Nizar, Senin (10/1/2022).

Nizar mengungkapkan, hal ini juga menjadi dasar yang kuat bagi Pemkab Lingga, untuk memanfaatkan atau mengolah lahan yang selama ini tersandera karena permasalahan yang terjadi di masa lalu.

Hal senada pun diungkapkan oleh Tenaga Ahli Bupati Lingga Bidang Promosi dan Investasi Daerah, Ady Indra Pawennari, pada Jumat (7/1/2022).

Dia menginformasikan, bahwa ada dua izin konsesi kawasan hutan yang dicabut di Kabupaten Lingga.

Di antaranya PT Singkep Payung Perkasa (SPP) seluas 18.006 Hektare (Ha) dan PT Citra Sugi Aditya (CSA) seluas 9.694,84 Ha.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved