Breaking News:

BATAM TERKINI

Mustofa Minta Gubernur Patuhi Hukum dan tak Patahkan Aspirasi Buruh

Mochamat Mustofa minta Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mematuhi aturan hukum terutama revisi UMK 2022 dan kedua keputusan PTUN yang dimenangkan oleh buruh

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Mochamad Mustofa 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Mochamat Mustofa mengaku sejumlah buruh yang menggelar posko Keprihatinan Upah minta difasilitasi Komisi IV DPRD Batam untuk menjelaskan tujuan mereka dalam menggelar kegiatan ini di Taman Aspirasi Batam Center.

"Biar jangan ada persepsi negatif dari mereka," ujar Mustofa, Selasa (11/1/2022).

Diakuinya dalam kegiatan ini ada 2 tuntutan buruh.

Pertama revisi UMK 2022 dan kedua keputusan PTUN yang dimenangkan oleh buruh untuk upah di 2021 harus dijalankan.

Ia mengatakan apabila PTUN diterima maka pengalinya berbeda.

"Buruh berharap Gubernur Kepri tak melakukan banding ke Mahkamah Agung," kata Mustofa.

Pertemuan buruh dengan Komisi IV DPRD Kota Batam sudah dijadwalkan pada 14 Januari 2022 mendatang.

Namun karena buruh memiliki agenda aksi unjuk rasa, oleh sebab itu, pihaknya menyepakati ditunda dan akan dijadwalkan ulang.

Baca juga: JUMLAH Kasus Aktif Covid-19 di Batam Berkurang Dua, Kini Tinggal 4 Orang

Baca juga: KEBAKARAN DI BATAM - Ruang Fraksi DPRD Batam Dilalap Si Jago Merah, Asap Hitam Keluar Ruangan

"Kami membantu untuk menjelaskan kepada seluruh pemangku jabatan di Pemko Batam, bahwa apa tuntutan buruh biar semua tak memandang negatif," katanya.

Pria yang pernah mendampingi kaum buruh sebelum duduk di bangku DPRD ini menegaskan buruh pasti berbicara berdasarkan koridor hukum yang ada.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved