Breaking News:

BATAM TERKINI

Susul Suami ke Penjara, Warga Tanjungpinang Terserat Kasus Penyelundupan PMI Saat Hamil 7 Bulan

Seorang wanita hamil warga Tanjungpinang terseret kasus penyelundupan PMI ilegal ke Malaysia. Dia melanjutkan pekerjaan suaminya yang dipenjara.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Tersangka kasus insiden Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, Erna Esmawati (33) saat ungkap kasus di Polda Kepri, Selasa (11/1/2022). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Seorang wanita hamil warga Tanjungpinang diamankan aparat karena terseret kasus pengiriman 64 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengalami kecelakaan boat di perairan Johor Baru, Malaysia,15 Desember. 

Selama ini, wanita yang bernama Erna Esmawati (33) itu berperan sebagai pemasok Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terlibat dalam jaringan kejahatan perdagangan manusia.

Dia ditangkap di Kecamatan Putri Hijau Kota Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu.

Tersangka pun diringkus tim Satgas misi kemanusiaan dari Bengkulu.

Erna terlibat dalam jaringan sindikat penyaluran PMI secara ilegal dengan peran mengumpulkan para calon PMI untuk wilayah Tanjung Pinang dan sekitarnya dengan modus iming-iming perolehan imbalan.

“Tersangka ini merupakan jaringan dari 4 tersangka lainnya yang terlebih dahulu ditangkap tim Satgas,” ujar Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhard saat konferensi pers di Mapolda Kepri, Nongsa, Selasa (11/1/2022).

Kabid Humas menerangkan dari pekerjaan pengiriman PMI Ilegal, sedikitnya sudah ada 8 orang yang berhasil dikirim tersangka.

Baca juga: GRATIS! Vaksin Booster untuk Masyarakat Indonesia, Kepri Masih Tunggu Petunjuk Kemenkes

Baca juga: Kasus 50 PMI Ilegal Tenggelam di Malaysia, Istri Acing Juga Diperiksa Polisi

“Dari setiap calon PMI, tersangka meminta uang 3 hingga 5 juta rupiah,” kata Kabid Humas Polda Kepri.

Ironisnya, melakoni pekerjaan sebagai perekrut PMI tersangka Erna saat ini sedang mengandung anak yang ke enam.

“Tersangka sedang hamil, lagi hamil 7 bulan,” sambung Kombes Pol Harry.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved