Breaking News:

CORONA KEPRI

3 Rusun Batam Penuh Tampung PMI dari Malaysia Singapura, Asrama Haji Jadi Lokasi Karantina

Batam rencananya akan kedatangan sekitar 7 ribu PMI dari Malaysia dan Singapura. Mayoritas merupakan TKI ilegal.

TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami
Gedung Asrama Haji Batam kini digunakan untuk menampung PMI asal Malaysia dan Singapura yang menjalani karantina sebelum pulang ke daerah asal. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Gedung Asrama Haji Batam Center akhirnya digunakan sebagai lokasi karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI) sejak Kamis (13/1/2022).

Penyebabnya 3 rumah susun milik Pemko Batam dan BP Batam yang sebelumnya digunakan menjadi lokasi karantina PMI asal Malaysia dan Singapura kondisinya sudah penuh.

Tidak hanya itu, Tim Satgas Covid-19 Kepulangan PMI sebelumnya juga menggunakan shelter Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI).

Data hingga Rabu (12/1/2022) mencatat, terdapat 1.293 PMI yang menjalani karantina pada 3 rusun itu.

Di antaranya Rusun Batamec, Rusun BP Batam dan Rusun Putra Jaya.

Ini bukan pertama kalinya penggunaan Gedung Asrama Haji Batam Center digunakan untuk penanganan covid-19. 

Saat jumlah pasien positif virus corona meningkat, gedung yang berada di pusat kota ini digunakan untuk menampung warga.

Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu mengungkap jika PMI asal Malaysia paling banyak masuk via Batam.

Baca juga: LAYANAN Pasien Covid-19 di Asrama Haji Batam Mulai Di-Nonaktifkan

Baca juga: Asrama Haji Batam Center NOL Pasien Covid-19, Nakes Kembali ke Rumah Sakit

"Data kemarin saja, PMI yang masuk berjumlah 200 orang, dan kebanyakan dari Malaysia. Untuk hari ini belum diupdate," ujarnya, Jumat (14/1/2022).

Saat ini, pihaknya sedang menunggu kepulangan sekitar 7 ribu PMI dari Malaysia, yang dijadwalkan pulang ke Indonesia melalui Batam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved