Breaking News:

BATAM TERKINI

Kepri dan Bali Paling Terdampak, Indonesia Belum Bisa Buka Kerjasama Pariwisata dengan Singapura

Mendagri Tito berharap Singapura yang berbatasan langsung dengan Batam, dapat segera mengendalikan penyebaran virus Covid-19.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat kunjungan ke Kepulauan Riau, Kamis (14/1/2022). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id -  Sejak awal pandemi Covid-19 hingga saat ini, sektor pariwisata Indonesia menjadi sektor yang paling terdampak.

Provinsi Bali dan Kepulauan Riau, menjadi dua wilayah yang langsung merasakan dampak menurunnya pertumbuhan ekonomi daerahnya.

"Tanpa mengesampingkan wilayah lain. Karena kita sebenarnya memiliki rencana jangka panjang. Oleh karena itu, kita selalu menggesa progres vaksinasi di kedua tujuan pariwisata ini," ujar Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Ia mengapresiasi progres vaksinasi di kedua Provinsi ini.

Memang saat ini mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo.

Tito juga mengharapkan agar Singapura yang berbatasan langsung dengan Batam, Kepulauan Riau dapat segera mengendalikan penyebaran virus Covid-19.

Sehingga kerjasama antar kedua Negara di bidang pariwisata agar dapat berjalan kembali.

"Awal-awal itu, Singapura yang takut kalau ada WNI masuk ke sana. Tapi sekarang, kita yang takut mereka masuk ke sini. Jangan sampai ada warga kita yang tertular," ujar Tito dalam kunjungan kerjanya ke Batam, Kamis (13/1/2022) lalu.

Baca juga: LAMPU Merah di Simpang Genta Batu Aji Batam Mati, Kendaraan Saling Serobot

Baca juga: Awalnya Tanam Sayur untuk Topang Ekonomi, Keylan Justru Jadi Pemasok Sayur di Tanjung Riau

Walau capaian vaksinasi dosis 2 di Singapura mencapai 85 persen, namun hal ini tidak dibarengi dengan temuan kasus yang tergolong tinggi.

Meningkatnya angka temuan harian di Singapura, menjadi sorotan utama dari Pemerintah Pusat. 

"Secara geografis, Indonesia ini nomor 4 terpadat penduduknya. Makanya kita belum bisa sampai ke 85 persen untuk tahap kedua. Tapi untuk pertumbuhan kasus kita jauh sangat sedikit, dibanding tetangga yang setiap hari ada 800 kasus," paparnya.

Harapan ini juga dilontarkannya dapat dilakukan oleh otoritas pemerintah Australia, yang mana saat ini angka pertumbuhan kasus harian mencapai angka 100 ribu per hari.

"Wisman Australia juga tujuan wisatanya adalah Bali. Sama dengan Singapura yang selalu datang ke Batam untuk berwisata. Namun saat ini konsen Pemerintah Pusat, adalah menjaga agar tidak ada penyebaran di Indonesia. Untuk itu kita masih memperketat pintu masuk kita bagi mereka," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved