Breaking News:

BATAM TERKINI

Kejari Batam Bentuk Satgas Khusus, Siap Tumpas Habis Mafia Lahan Hingga Pelabuhan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam membentuk Satgas Khusus. Fokus mereka mafia lahan dan mafia pelabuhan yang membua warga hingga pengusaha sengsara.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam. Korps Adhyakasa membentuk Satgas Khusus yang siap menumpas habis mafia lahan dan pelabuhan di Kota Batam, Provinsi Kepri. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam membentuk tim satuan tugas (satgas).

Fokus mereka mafia pelabuhan dan tanah yang membuat resah warga Kota Batam.

Kepala Kejari Batam melalui Kasi Intelijen Kejari Batam, Wahyu Octaviandi mengungkap jika Satgas Mafia Pelabuhan dan Tanah yang dipimpinya beranggotakan 6 jaksa.

Ia menegaskan, jika pembentukan satgas ini bukn gabungan lintas lembaga serta hanya berisi internal Kejari Batam.

"Ini merupakan bentuk kepedulian kejaksaan terhadap aktivitas mafia yang merugikan masyarakat dan Negara. Tugasnya untuk memberangus mafia, mengawasi geliat para mafia yang ada di pelabuhan, termasuk mafia tanah,” ungkapnya, Sabtu (15/01/2022).

Baca juga: Kejari Batam Pastikan Berkas Korupsi SMAN 1 Batam P21, Guru Ramai Kembalikan Uang

Baca juga: Jadi Terbaik Tingkat Nasional, Kejari Karimun Kumpulkan PNBP Rp 9,4 M Tahun 2021

Wahyu pun mengimbau warga tidak perlu takut jika melihat atau menjadi korban dari praktik mafia pelabuhan dan tanah.

Masyarakat bisa langsung melaporkan hal tersebut ke Kejari Batam.

“Langsung kami sikat. Begitu juga di pertanahan, jika ada calo ataupun oknum-oknum yang bermain segera laporkan ke kami. Segera kami sikapi," tegasnya.

Ada Mafia Lahan di Sagulung?

Badan Pengusahaan (BP) Batam, melalui Direktorat Pertanahan sebelumnya mengimbau warga yang bersengketa lahan untuk mengambil tindakan tegas dengan melaporkan oknum ke pihak berwajib.

Direktur Pertanahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan, mengatakan, pihaknya belum mengetahui titik lokasi wilayah yang terdapat sengketa lahan tersebut secara pasti.

Sebelumnya dikabarkan, warga Sei Langkai Sagulung, Batam sempat mengeluhkan adanya jual beli lahan kaveling yang diduga ilegal karena lahan tersebut mulanya diperuntukkan sebagai ROW jalan.

Lahan tersebut diketahui berada di Perumahan Sumber Sari RT 02/RW 07.

"Saya belum bisa memastikan area itu untuk ROW jalan atau bukan, masih harus dicek lagi koordinat persisnya di mana," ujar Ilham ketika dikonfirmasi, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: BREAKING NEWS, Kejari Batam Tahan Eks Kepsek SMAN 1, Dana Bantuan Dipakai Liburan

Baca juga: 14 Kepala Puskesmas di Bintan Antar Uang Capai Rp 504 Juta ke Kejari terkait Kasus Korupsi

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved