Breaking News:

Merokok Sambil Berkendara Silakan Pilih Hukumannya, Denda Rp 750 Ribu atau Masuk Penjara 3 Bulan?

Merokok, bermain HP atau mendengarkan musik sambil berkendara siap-siap kena tilang dan sanksi pidana paling lama tiga bulan atau denda Rp 750 ribu

TRIBUNNEWS
FOTO ILUSTRASI - Merokok Sambil Berkendara Silakan Pilih Hukumannya, Denda Rp 750 Ribu atau Masuk Penjara 3 Bulan? 

TRIBUNBATAM.id - Perokok, bermain ponsel atau mendengarkan musik sambil berkendara siap-siap kena tilang.

Tak cuma tilang, ada ancaman pidana yang meneror jika tak fokus berkendara karena aktivitas di atas.

Pidana paling lama tiga bulan atau denda Rp 750 ribu, tertuang berdasarkan Pasal 283 juncto Pasal 106 juncto Ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).

Monitoring terhadap hal yang mengganggu konsentrasi berkendara ini, nantinya akan dipantau melalui kamera ETLE yang telah terpasang di banyak titik.

"Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750 ribu," demikian bunyi Pasal 283.

Kasubdit Penegak Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY AKBP Jan Benjamin mengatakan, merokok merupakan kondisi yang dapat mengganggu konsentrasi pengemudi hingga dinilai melanggar peraturan lalu lintas.

Dengan demikian, polisi berhak menindak warga yang kedapatan berkendara sembari merokok.

Baca juga: Duduk Sambil Merokok di Rel Kereta, Pria Ini Tewas Ditabrak Hingga Jenazahnya Berserakan

Baca juga: Baru Dirilis WHO, 2 Obat Ini Bisa Bantu Berhenti Merokok?

"Bukan hanya ditegur, tapi ditilang karena itu sudah berupa pidana atau denda," kata Jan, dikutip dari Tribunnews, Sabtu (15/1/2022).

Di sisi lain, polisi juga diminta untuk menurunkan tingkat fatalitas berkendara hingga 50 persen.

"Karena satu nyawa yang hilang di jalan adalah kesia-siaan," tegas dia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved