Breaking News:

LINGGA TERKINI

POTRET Warga Lingga Antre Dapatkan Air Bersih, Usulan Musrenbang Tak Jua Terealisasi

Warga Desa Langkap Kecamatan Singkep Barat Lingga harus berjuang keras hanya untuk mendapatkan air bersih.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/istimewa untuk TribunBatam.id
Potret warga Desa Langkap, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga masih mengandalkan air sumur untuk kebutuhan sehari-hari. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Kamu yang dengan mudahnya memperoleh air bersih dari keran yang tinggal diputar, maka bersyukurlah.

Karena di Desa Langkap, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri ini lain ceritanya.

Berada jauh dari pusat kota, warga desa ini masih mengalami kesulitan dalam mendapat kebutuhan dasar manusia itu.

Letak daerahnya yang berada di ujung pesisir, warga Desa Langkap masih mengandalkan sumur untuk memenuhi sarana kebutuhan hidup sehari-hari.

Cara ini yang sudah lama mereka andalkan, sebab tidak ada perbukitan atau aliran sungai tawar di desa ini.

Bahkan, sarana toilet di SD 011 Desa Langkap ikut menggunakan air sumur dengan cara diangkut.

Baca juga: Warga Tanjungpinang Tak Kesulitan Air Bersih Lagi, Pemko Bangun 3 Sumur Bor di Wilayah Ini

Baca juga: Banjir Batam Bikin Pusing, Awal 2022 Warga Sibuk Bersihkan Rumah, Keluhkan Air Bersih

Warga Desa Langkap, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga masih menimba air sumur untuk kebutuhan sehari-hari.
Warga Desa Langkap, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga masih menimba air sumur untuk kebutuhan sehari-hari. (TribunBatam.id/istimewa untuk TribunBatam.id)

Rata-rata warga di Desa Langkap ini memikul air dari sumur untuk dibawa pulang.

Bahkan untuk urusan mencuci pakaian, kaum wanita secara bergantian menggunakan air di sumur ini.

Terdapat 4 sumur untuk mandi dan mencuci maupun aktivitas lainnya.

Dari jumlah itu, 3 sumur yang digunakan warga untuk air minum.

Sumur ini dimanfaatkan lebih dari 200 kepala keluarga di Desa Langkap.

"Hampir seribu warga di Desa Langkap ini," kata Kepala Desa Langkap, Rahmat kepada TribunBatam.id, Minggu (16/1/2022).

Sedikitnya sumur air minum ini terkadang membuat warga harus rela mengantre setiap harinya.

Pasalnya air di sumur ini harus ditimba secara berhati-hati, agar tidak menimbulkan keruh di sumur itu.

Baca juga: SPAM Batam Umumkan Ganguan Suplai Air Bersih Disejumlah Kawasan Perumahan di Batam

Baca juga: Penantian Panjang Warga Marok Kecil Dapatkan Air Bersih

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved