Breaking News:

VIRAL DI MEDSOS

Viral Razia Masker Libatkan TNI Polri Hingga Denda Rp 250 Ribu, Cek Faktanya!

Polri bereaksi dengan foto brosur razia masker yang viral di media sosial (medsos). Bagaimana kebenarannya?

TribunBatam.id/Istimewa untuk Tribun Batam
Foto brosur razia masker yang viral di media sosial (medsos). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Media sosial dibuat hebih dengan kemunculan foto brosur.

Dalam brosur yang memuat lambang TNI dan Polri pada kedua sisi bagian atas berisi adanya informasi razia masker dari Ditlantas Polda secara serentak di seluruh Indonesia.

Razia masker dalam pengumuman tersebut bakal menyasar kantor, toko, bengkel mobil dan motor, las dan warung makan.

Tidak hanya TNI/Polri, razia tersebut juga melibatkan lintas sektor, termasuk kejaksaan dan POM.

Yang menjadi sorotan dalam bait terakhir brosur tersebut sanksi bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker dengan membayar denda di tempat sebesar Rp 250 ribu.

Lantas apakah benar razia masker pada foto brosur yang viral di medsos itu?

Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Tigor Sidabariba menegaskan jika brosur tersebut tidak benar alias hoaks.

Baca juga: Kartun Malaysia Upin Ipin Viral di Medsos Setelah Penemuan Makam, Pencipta Bereaksi

Baca juga: Kasus Covid-19 di Batam Naik Lagi, Satpol PP Bakal Razia Masker seperti PPKM Level IV

Penegasan ini, menurutnya sudah disampaikan melalui laman Instagram humaspoldakepri.

"Disampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa brosur yang telah beredar pengumuman rencana razia masker dari Ditlantas Polda. Itu merupakan pengumuman tidak benar atau hoaks," ujar Tigor kepada TribunBatam.id menirukan caption Instragram resmi milik humaspoldakepri tersebut, Kamis (3/2/2022).

Ia mengimbau agar masyarakat jangan muda percaya dengan brosur yang beredar. Jika masyarakat ragu maka bisa langsung ditanyakan ke pihak kepolisian.

Kasus covid-19, khususnya varian Omicron memang menjadi perhatian.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad bahkan memberi atensi banyaknya kasus covid-19 varian Omicron di wilayah yang ia pimpin.

Berdasarkan data hingga 31 Januari 2022 lalu saja, warga Batam yang terpapar varian Omicron sebanyak 37 orang.

Baca juga: BATAM PPKM Level 1, Polsek Belakangpadang Tetap Razia Prokes di Tempat Wisata

Baca juga: 7 Tanda dan Gejala Tubuh Sudah Terinfeksi Covid-19 Omicron, Waspadai Ruam di Kulit dan Rambut Rontok

Dari jumlah ini, warga Batam paling banyak terinfeksi virus corona vairan B.1.1.529 itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved