Breaking News:

BATAM TERKINI

Kadisdik Batam Ungkap Alasan Siswa SD dan SMP di Batam Masih Belajar Tatap Muka di Sekolah

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan mengungkapkan alasan siswa SD dan SMP di Batam masih belajar tatap muka di sekolah meski kasus covid naik.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
KKepala Disdik Batam, Hendri Arulan mengungkapkan alasan siswa SD dan SMP di Batam masih belajar tatap muka di sekolah meski kasus covid naik. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam hingga saat ini masih melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk siswa tingkat SD dan SMP. 

Keputusan itu diambil karena pelaksanaan PTM masih dianggap aman meskipun kasus covid-19 di Batam belakangan ini mulai naik lagi.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan mengatakan, jika ada perubahan sistem pembelajaran maka akan melihat perkembangan kasus yang terjadi di lingkungan sekolah.

Namun, sampai saat ini pihaknya masih terus berkomunikasi dengan pihak sekolah, terutama jika ada informasi siswa yang terpapar covid-19.

"Paparan sementara itu bukan berasal dari sekolah. Karena berdasarkan informasi ada anggota keluarga yang sudah positif dan dikhawatirkan menyebar kepada keluarga lainnya yang merupakan pelajar," ujar Hendri.

Diakuinya dalam beberapa hari terakhir ini, jumlah kasus memang terus muncul

Baca juga: Buruh Batam Sambut Rudi di Posko Taman Aspirasi saat HUT ke-23 FSPMI, Ini Pesan dan Doa Walikota

Baca juga: Hutan Singapura Jadi Rumah Kakek Ini Selama 33 Tahun, Sebut Punya Keluarga di Batam

Namun untuk siswa masih belum ada temuan kasus baru.

Meskipun begitu pihaknya diminta untuk terus berkoordinasi dengan pihak sekolah.

"Sekolah harus aktif dan rajin menginformasikan. Dan saya sudah minta dari beberapa hari ini. Harus ada laporan jika ada temuan kasus, karena ini penting dalam mengambil kebijakan terkait sistem pembelajaran ke depannya," jelasnya.

Jika memang kondisi kasus mengalami kenaikan yang cukup signifikan, dan jumlah guru maupun siswa yang terpapar terus ada,  maka tidak tertutup kemungkinan kembali ke daring.

Meskipun, hingga sekarang untuk lingkungan sekolah cukup kondusif.

"Memang ada kekhawatiran terkait paparan ini. Makanya Pak Wali minta kami awasi betul keadaan beberapa hari ke depan. Kalau memang dibutuhkan PTM bisa diusulkan untuk ditangguhkan sementara. Namun kami berharap ini tidak terjadi pastinya," tuturnya.

Ia melanjutkan sebagai upaya langkah preventif untuk pencegahan sudah dilakukan.

Pertama meliburkan kelas yang ada siswa terkonfirmasi positif hasil tes Covid-19 selama 5 kali 24 jam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved